facebook

7 Fakta Lokasi Terdingin dalam Tata Surya

Ary Yulianto
7 Fakta Lokasi Terdingin dalam Tata Surya
ilustrasi bentuk partikel salju (Pixabay.com/JillWellington)

Apakah yang terlintas pertama kali saat kalian mendengar kata Antartika? Pasti mayoritas dari kita akan berpikir bahwa Antartika adalah tempat atau lokasi yang sangat dingin di bumi. Ya, memang tidak salah, Antartika adalah lokasi paling dingin yang ada di bumi. Namun, pernahkah kalian bertanya apakah Antartika merupakan lokasi terdingin yang ada di tata surya? Atau pernahkah kalian bertanya dimana lokasi terdingin yang ada dalam tata surya kita?

Faktanya, Antartika bukan lokasi terdingin yang ada dalam tata surya kita. Lokasi terdingin di tata surya tidak berada di bumi. Jika tidak ada di bumi, lalu di mana lokasi terdingin di dalam tata surya kita? Melansir laman Livescience, berikut ini penjelasan tentang fakta lokasi terdingin yang ada di dalam tata surya kita.

1. Cara pengukuran suhu ruang

Bagaimana cara mengukur suhu ruang? Terlebih bagaimana cara mengukur suatu ruang yang letaknya berada di luar angkasa? Tentunya sangat berbeda dengan cara pengukuran suhu badan maupun suhu suatu objek yang diukur  dengan menggunakan alat ukur suhu. Cara mengukur suatu ruang di luar angkasa memiliki metode yang berbeda dengan metode pengukuran suatu objek di bumi.

Ian Crawford, seorang profesor ilmu planet dan astrobiologi di Birkbeck, University of London, Inggris mengatakan melalui email kepada Livescience bahwa “Suhu dapat diukur dengan mengamati intensitas radiasi inframerah dan gelombang mikro yang dipancarkan dari permukaan”. Selanjutnya Ian Crawford menjelaskan jika pengukuran dengan metode tersebut tidak dapat dilakukan, maka pengukuran suhu dapat dilakukan dengan cara perkiraan jumlah sinar matahari yang diterima.

2. Pengukuran suhu di luar angkasa sulit dilakukan

Don Pollacco, seorang profesor astronomi dari University of Warwick di Inggris berpendapat bahwa melakukan pengukuran kosmik tidak mudah. Jadi, meskipun ada cara akurat untuk mengukur suhu di luar angkasa, pasti akan selalu ada ruang untuk pengukuran yang lebih sempurna. Hasil pengukuran yang didapat bergantung pada seberapa baik asumsi kita dan seberapa detail model fisik yang kita gunakan. Jadi, lokasi terdingin di tata surya apakah planet Pluto? Mengingat planet ini adalah yang terjauh dari pusat tata surya?

3. Bulan adalah lokasi terdingin di tata surya

Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa lokasi terdingin di tata surya adalah Pluto. Mengingat letaknya yang paling jauh dari tata surya, sehingga intensitas cahaya matahari yang diterima Pluto tidak sebanyak dengan planet yang letaknya lebih dekat dengan matahari. 

Lunar Reconnaissance Orbiter, yaitu pesawat luar angkasa robotik milik NASA, pada tahun 2009 mempresentasikan data yang menunjukkan bahwa “kawah bayangan” di kutub selatan bulan bisa menjadi lokasi terdingin di tata surya. Teori ini diperkuat oleh Patrick O’Brien, seorang mahasiswa pascasarjana beserta dengan penasehatnya, yaitu Shane Byrne seorang peneliti planet di University of Arizona. Mereka berpendapat bahwa kawah bulan “berbayangan ganda” memang bisa menjadi lokasi terdingin di tata surya. Hal ini mereka sampaikan pada saat menghadiri acara “Lunar and Planetary Science Conference 2022”. 

4. Alasan bulan menjadi lokasi terdingin di tata surya

O’Brien dan Byrne memiliki alasan mengapa kawah bulan berbayangan ganda bisa menjadi lokasi terdingin di tata surya, yaitu lokasi tersebut terlindungi dari iluminasi cahaya matahari langsung serta dari sumber pemanas sekunder, seperti radiasi matahari yang dipantulkan dari area yang disinari di dekatnya dan juga radiasi termal dipancarkan dari permukaan yang bersuhu hangat.

Kemudian, Pollacco seorang profesor astronomi dari University of Warwick di Inggris juga menambahkan bahwa kawah bulan berbayangan ganda memiliki tepian yang cukup tinggi sehingga sinar matahari tidak pernah mencapai dasar kawah, sehingga lokasi ini menjadi sangat dingin.

5. Perbandingan suhu di bulan dengan pluto

O'Brien dan Byrne berpendapat bahwa kawah bulan diperkirakan memiliki suhu sekitar minus 414,67° F, atau setara dengan minus 248,15° C dan bahkan tetapi bisa lebih dingin. Sedangkan, menurut NASA suhu permukaan rata-rata Pluto adalah minus 386,95° F atau setara dengan minus 232,75° C. Dengan demikian, suhu di kawah bulan memiliki suhu yang lebih rendah atau lebih dingin jika dibandingkan dengan suhu di planet Pluto.

6. Perbandingan suhu di bulan dengan bumi

Jika membandingkan suhu terdingin di bulan dengan suhu terdingin di bumi, maka suhu di bumi terasa jauh lebih hangat dibandingkan dengan di bulan. Diketahui suhu terdingin di Antartika terjadi pada 21 Juli 1983, yaitu mencapai minus 128,6° F atau setara dengan 89,2° C yang dicatat oleh stasiun penelitian Vostok Rusia di Antartika.

7. Awan Oort bisa menggantikan bulan sebagai lokasi terdingin

Berdasarkan fakta yang ada, awan Oort sebenarnya memiliki suhu yang jauh lebih dingin dibandingkan dengan suhu terdingin di bulan. Awan Oort adalah awan yang berbentuk bola yang sangat besar dan terletak pada bagian paling luar dari tata surya. Menurut Northwestern University di Illinois, suhu terdingin awan Oort bisa mencapai minus 450,67° F atau setara dengan minus 268,15° C.

Namun, sampai saat ini masih tidak ada kejelasan apakah awan Oort masuk ke dalam tata surya. Ada yang berpendapat masih dalam tata surya meskipun letaknya bagian terjauh dari pusat tata surya, dan ada juga yang menganggap bukan bagian dari tata surya. Jika kita mengabaikan awan Oort karena ketidakjelasan status pada keanggotaan tata surya, maka lokasi terdingin di tata surya adalah di bulan.

Itulah tujuh fakta mengenai penjelasan lokasi terdingin di dalam tata surya kita. Ternyata lokasi terdingin di dalam tata surya kita letaknya tidak jauh dari bumi, dan bukan planet Pluto yang faktanya merupakan lokasi terjauh dari pusat dari tata surya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak