Buku The Book of Almost: Tak Ada yang Lebih Sakit dari Kata 'Hampir'

Hayuning Ratri Hapsari | Oktavia Ningrum
Buku The Book of Almost: Tak Ada yang Lebih Sakit dari Kata 'Hampir'
The Book of Almost (Dok. Pribadi/Oktavia)

Sejak kalimat pembuka yang terkenal, “Tak ada yang lebih menyakitkan dalam jatuh cinta kecuali kata hampir,” Brian Khrisna langsung menyeret pembaca ke dalam kesedihan. Tidak ada kisah cinta manis atau romansa penuh harapan.

Yang ada hanyalah perangkap di wilayah abu-abu. Hampir jadian, hampir bersama, hampir saling memiliki, tetapi gagal di tengah jalan. The Book of Almost karya Brian Khrisna merangkum semua kesedihan dan "hampir" yang menyakitkan itu dengan pilihan diksi indah.

Buku ini bukan novel dengan alur linear dan tokoh yang berkembang secara kronologis, melainkan kumpulan potongan perasaan tentang satu tema besar: cinta yang tidak pernah benar-benar menjadi “pernah”, hanya berhenti di kata hampir.

Isi Buku

Buku ini berisi sajak-sajak pendek dan prosa reflektif yang membahas berbagai bentuk hubungan tidak tuntas. Ada kisah tentang cinta yang kandas karena restu orang tua, friendzone, perbedaan keyakinan, waktu yang tidak tepat, hingga dua orang yang saling mencintai tetapi tidak pernah cukup berani untuk benar-benar memperjuangkan. Semua dirangkum dalam bahasa yang sederhana, lugas, namun tetap puitis dan emosional.

Brian Khrisnayang juga dikenal dengan nama pena “Mbeeer”, memang dikenal luas lewat tulisan-tulisannya di Tumblr dan media sosial. Tema besar yang ia angkat konsisten: asmara, perpisahan, kehilangan, patah hati, dan proses pemulihan.

Menariknya, meski mayoritas isi buku ini sendu dan melankolis, sesekali muncul humor tipis yang menjadi ciri khas Brian. Baginya, romantisme tidak selalu tentang puisi indah, tetapi juga tentang kemampuan menertawakan luka.

Kelebihan dan Kekurangan Buku

Kekuatan utama The Book of Almost terletak pada pemilihan diksi. Brian Khrisna piawai mengolah kata-kata yang terasa akrab dengan keseharian pembaca, tetapi tetap memiliki kedalaman emosional.

Banyak pembaca mengaku merasa “ditampar” oleh kalimat-kalimat pendek yang seolah mewakili isi kepala dan isi hati mereka sendiri. Tidak heran jika buku ini sering memicu reaksi spontan seperti, “Ini gue banget,” atau “Ini yang gue rasain sekarang.”

Namun, buku ini juga memiliki kelemahan yang cukup terasa. Banyak pembaca menilai adanya pengulangan emosi dan inti cerita. Hampir setiap bagian kembali pada rasa kehilangan yang serupa, hanya dibungkus dengan sudut pandang dan gaya bahasa yang berbeda.

Bagi sebagian orang, hal ini justru memperkuat tema “hampir” yang berulang dalam hidup. Tetapi bagi pembaca lain, pengulangan tersebut bisa menimbulkan kejenuhan, bahkan membuat pembaca mungkin memilih memasukkan buku ini ke list DNF (did not finish).

Di bagian akhir buku, terdapat beberapa cerita pendek yang sedikit memberi variasi, salah satunya kisah tentang Dimas yang sering disebut paling membekas dan menyayat. Bagian ini menjadi angin segar karena menghadirkan narasi yang lebih utuh dibanding potongan refleksi sebelumnya.

Rekomendasi Buku

Secara keseluruhan, The Book of Almost adalah buku yang sangat bergantung pada kondisi emosional pembacanya. Jika dibaca saat sedang patah hati, buku ini bisa menjadi teman yang memahami tanpa menghakimi. Namun jika dibaca dalam kondisi netral, buku ini mungkin terasa terlalu dramatis dan repetitif.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang pernah terjebak di hubungan “nyaris”, bagi yang sedang gamon, friendzone, atau mencintai dalam diam. The Book of Almost tidak menawarkan solusi instan, tetapi mengajak pembaca merayakan luka, merelakan yang tidak jadi, dan perlahan belajar menerima bahwa tidak semua cinta harus menjadi “pernah” untuk bisa bermakna.

Identitas Buku

  • Judul: The Book of Almost
  • Penulis: Brian Khrisna
  • Penerbit: MediaKita
  • Tahun Terbit: 2018 
  • ISBN: 978-979-794-557-2
  • Tebal:  236 Halaman

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak