Kolaborasi musik kembali menghadirkan kejutan manis di dunia hiburan Tanah Air. Kali ini datang dari Barsena Bestandhi dan Nyoman Paul yang membawakan lagu “Ruang Baru” dalam versi live session di YouTube Channel Barsena Bestandhi.
Lagu populer milik Barsena ini sendiri memang sudah lebih dulu dikenal karena liriknya yang reflektif dan emosional. Namun saat dinyanyikan bersama Nyoman Paul, lagu ini terasa mengalami lapisan makna baru yang lebih dalam.
Tak butuh waktu lama, penampilan kolaborasi mereka langsung menuai pujian dari netizen. Banyak yang menilai versi duet ini terasa semakin menyentuh emosi meski dengan cara yang berbeda dari versi aslinya.
“Ruang Baru”, Lagu tentang Perjalanan Emosi
“Ruang Baru” dikenal sebagai lagu yang berbicara tentang proses menerima perubahan, baik perpisahan maupun pertemuan hingga harapan baru. Lagu ini tidak berteriak, tidak dramatis berlebihan, tetapi justru kuat lewat kesederhanaannya.
Barsena Bestandhi sebagai penulis sekaligus penyanyi aslinya membawakan lagu ini dengan karakter vokal yang lembut, rapi, dan penuh kontrol. Lagu ini sejak awal memang dirancang untuk didengarkan pelan-pelan, bukan sekadar sekali dengar.
Namun, ketika Nyoman Paul terlibat menyanyikan lagu ini kembali, banyak pendengar merasakan nuansa emosional yang berbeda—lebih dalam, lebih “hidup”, dan terasa seperti dialog batin yang menyentuh hati.
Karakter Vokal yang Saling Menguatkan
Salah satu alasan utama kolaborasi ini terasa “kena” adalah perpaduan karakter vokal Barsena dan Nyoman Paul yang kontras tapi saling melengkapi. Bukan sekadar enak didengar, tapi juga menyentuh emosi dengan pelan dan lembut.
Barsena dikenal dengan vokalnya yang halus, stabil, dan penuh presisi. Ia seperti mengantar pendengar masuk ke ruang emosi dengan tenang dan aman. Sementara Nyoman Paul hadir dengan warna suara yang lebih raw, hangat, dan emosional, seolah memberi napas baru pada lirik-lirik yang sudah dikenal.
Netizen banyak menilai bahwa Paul tidak sekadar “meng-cover” lagu ini, tapi juga sukses benar-benar menghidupkan maknanya. Setiap bait terdengar seperti pengalaman personal, bukan sekadar nyanyian teknis.
Netizen: “Versi Duet Lebih Nusuk”
Di kolom komentar berbagai platform, pujian mengalir deras. Banyak netizen mengaku merinding saat mendengar kolaborasi ini, bahkan ada yang menyebut versi duetnya terasa lebih “nusuk” dibanding versi asli.
Suara Nyoman Paul berhasil membuat “Ruang Baru” terdengar lebih getir namun jujur, seolah lagu ini bukan hanya tentang membuka ruang baru, tapi juga tentang luka lama yang akhirnya berani diakui.
Kolaborasi ini juga tampak seperti dua sudut pandang berbeda dalam satu cerita. Barsena mewakili ketenangan setelah menerima, sementara Paul menghadirkan fase rapuh saat proses itu belum sepenuhnya selesai.
Bukan Sekadar Duet, Tapi Dialog Emosi
Yang membuat kolaborasi ini istimewa adalah kesannya yang tidak dipaksakan. Tidak ada adu vokal, tidak ada siapa yang ingin menonjol sendiri. Justru yang terasa adalah dialog emosi antara dua suara yang saling memberi ruang, sesuai dengan judul lagunya.
Pendekatan ini membuat lagu “Ruang Baru” terasa semakin relevan bagi banyak pendengar, terutama anak muda yang sedang berada di fase transisi hidup: patah hati, perubahan arah hidup, atau proses berdamai dengan diri sendiri.
Kolaborasi ini juga mengingatkan bahwa ruang baru tidak selalu lahir dari kebahagiaan, tapi sering kali menjadi bentuk keberanian menghadapi perasaan yang belum selesai dan mencoba membuka harapan baru.
Nyoman Paul dan Kedalaman Emosionalnya
Nyoman Paul memang dikenal sebagai penyanyi dengan kekuatan emosional yang kuat. Dalam banyak penampilannya, Paul kerap dinilai mampu “menarik” pendengar masuk ke suasana lagu, bukan hanya lewat teknik vokal, tapi juga penghayatan.
Di “Ruang Baru”, kualitas ini terasa sangat menonjol. Banyak netizen menyebut Paul seperti memberi napas baru pada lagu Barsena tanpa menghilangkan identitas aslinya. Ini bukan hal mudah, mengingat “Ruang Baru” sudah punya penggemar sendiri.
Justru di sinilah kolaborasi ini dinilai berhasil menghormati versi asli dengan tetap menghadirkan interpretasi baru. Terlebih di tengah tren kolaborasi musik yang kadang terasa sekadar strategi pasar, duet Barsena Bestandhi dan Nyoman Paul justru dinilai tulus.
Tidak berisik, tidak sensasional, tapi meninggalkan kesan mendalam. Kombinasi musikalitas Barsena dan kedalaman emosi Paul tak lagi sekadar lagu, tapi pengalaman emosional yang dibagi bersama.