Ulasan

Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati: Buku yang Ngajak Berdamai dengan Realita

Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati: Buku yang Ngajak Berdamai dengan Realita
Buku Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati (Gramedia Digital)

"Buku karya sahabat saya ini Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati’ adalah solusi agar hidup tidak hanya hidup tapi hidup untuk kehidupan. Lets make a life not just a living!” tulis Ryan Martian, penulis buku best seller funtastic learning, Trainer dan Konsultan SDM dalam memberi testimoni atau penilaian terhadap buku ini.

Pertama kali kenal buku Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati karya Ahmad Rifa'i Rif'an ini jujur karena penasaran sama judulnya yang cukup berani. Kayak langsung ngajak mikir, “Emang hidup gue udah berarti belum, ya?”

Ekspektasi awal ngira ini bakal jadi buku motivasi biasa yang penuh kata-kata manis. Tapi begitu mulai baca beberapa halaman pertama, rasanya beda. Lebih jujur, lebih mengena, dan nggak terlalu menggurui.

Buku ini masuk genre self-improvement dengan sentuhan spiritual dan refleksi kehidupan. Tema utamanya tentang bagaimana manusia seharusnya memaknai hidup yang singkat ini.

Isu yang diangkat juga relate banget mengenai kegelisahan, tujuan hidup, kebahagiaan, sampai soal kontribusi ke orang lain. Di tengah kondisi sekarang yang serba cepat dan kadang bikin kita kehilangan arah, buku ini terasa seperti rem darurat buat berhenti sejenak dan mikir ulang.

Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati adalah buku refleksi yang mengajak pembaca memahami bahwa kehidupan bukan sekadar tentang bertahan hidup, melainkan tentang memberi makna pada setiap langkah.

Melalui tulisan yang berisi renungan, kisah inspiratif, dan sudut pandang yang jujur, Ahmad Rifa’i Rif’an menggambarkan bagaimana manusia sering terjebak dalam rutinitas tanpa arah yang jelas.

Buku ini menyoroti berbagai aspek kehidupan. Mulai dari pencarian tujuan, pentingnya kontribusi terhadap sesama, hingga kesadaran bahwa waktu hidup sangat terbatas.

Penulis menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya datang dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari bagaimana kita memberi dampak positif bagi orang lain.

Dengan pendekatan yang sederhana namun mendalam, buku ini mengajak pembaca untuk berhenti sejenak, mengevaluasi hidup, dan mulai menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Setiap halaman menjadi pengingat bahwa hidup hanya sekali, sehingga sudah seharusnya diisi dengan hal-hal yang berarti sebelum akhirnya berakhir.

Yang paling kuat dari buku ini menurut saya adalah gaya penyampaiannya. Bahasa yang digunakan cukup sederhana, tapi punya kedalaman makna. Nggak ribet, nggak sok puitis, tapi tetap kena. Ada beberapa bagian yang terasa seperti ditampar halus, bikin sadar tanpa terasa digurui.

Secara emosional, buku ini cukup "mengganggu" dalam arti positif. Ada momen di mana saya berhenti baca sejenak karena kalimatnya terlalu relate. Misalnya saat membahas tentang hidup yang seringkali hanya dihabiskan untuk rutinitas tanpa arah. Di situ terasa banget kalau buku ini bukan cuma untuk dibaca, tapi untuk direnungkan.

Selain itu, pendekatan penulis yang menggabungkan nilai spiritual dan realita sehari-hari bikin pesan yang disampaikan terasa lebih grounded. Nggak melangit, tapi juga nggak dangkal.

Kelebihan utama buku ini ada pada kekuatan refleksi dan relevansinya. Banyak bagian yang bisa langsung nyambung dengan pengalaman pribadi pembaca. Struktur yang berupa potongan-potongan juga membuat buku ini fleksibel untuk dibaca kapan saja.

Buku ini cocok banget buat siapa saja yang lagi merasa stuck, kehilangan arah, atau sekadar ingin merenungkan hidup lebih dalam. Setelah selesai membaca, ada semacam rasa ditarik pelan untuk jadi versi diri yang lebih baik.

Kesan yang tertinggal bukan sekadar motivasi sesaat, tapi dorongan untuk benar-benar berubah meski perlahan. Buku ini seperti teman ngobrol yang jujur, kadang nyelekit, tapi justru itu yang dibutuhkan.

Selamat membaca!

Identitas Buku

  • Judul: Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati
  • Penulis: Ahmad Rifa'i Rif'an
  • Penerbit: PT Elex Media Komputindo
  • Cetakan: XVIII, 2021
  • Tebal: 204 halaman
  • ISBN: 978-602-00-3102-6
  • Genre: Motivasi/Pengembangan Diri

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda