Ulasan

Resensi Buku Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga: Warisan Revolusi Oktober 1917.

Resensi Buku Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga: Warisan Revolusi Oktober 1917.
Sebuah narasi memukau tentang bagaimana semangat Revolusi Oktober 1917 membakar api kemerdekaan di Asia hingga Amerika Latin. Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga karya Vijay Prashad. (Dok.Pribadi/Taufiq)

Revolusi Oktober 1917 di Rusia bukan sekadar peristiwa lokal; ia adalah gempa politik yang sirenenya terdengar hingga ke penjuru negara-negara yang terpinggirkan. Dimulai dari kesadaran kolektif kaum buruh dan petani yang berhasil menumbangkan kekuasaan absolut Tsar, "Oktober Merah" segera menjadi simbol perlawanan global. Semangat ini menginspirasi gerakan dekolonisasi dari Kuba hingga Vietnam, serta dari Tiongkok hingga Afrika Selatan, membuktikan bahwa kelas proletar mampu bersatu untuk meruntuhkan sistem otoriter yang mapan.

Peran Perempuan dan Sentralitas Kaum Proletar

V.I. Lenin, sang arsitek revolusi, dengan tegas menempatkan buruh dan petani di pusat perjuangan. Jauh sebelum puncaknya di bulan Oktober, embrio emansipasi sudah terlihat pada Februari 1917, ketika para buruh perempuan turun ke jalan-jalan Petrograd. Teriakan mereka, "Kembalikan suami kami dari medan perang!" dan "Roti untuk anak-anak kami!", menjadi pemantik awal yang membebaskan mereka dari belenggu kapitalisme kekaisaran. Keberhasilan kelas pekerja ini meyakinkan dunia, terutama wilayah koloni, bahwa sistem otokrasi bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diruntuhkan.

Vijay Prashad: Mendokumentasikan Harapan Dunia Ketiga

Vijay Prashad, pemikir Marxis asal India, berhasil mendokumentasikan dampak luar biasa ini dalam bukunya, Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga. Dengan gaya bahasa yang khas dan bernuansa sastra, Prashad mengungkap bagaimana Revolusi Oktober menjadi inspirasi bagi negara-negara yang baru belajar untuk berdaulat, seperti India, Mesir, dan berbagai negara di Amerika Latin. Wilayah-wilayah yang sebelumnya terjerat eksploitasi borjuis ini mulai mengadopsi kesadaran revolusioner dalam berbagai aspek kehidupan sosial, yang kemudian melahirkan partai-partai rakyat untuk mewujudkan aspirasi tersebut.

Salah satu poin paling menarik dalam buku ini adalah bagaimana Lenin memandang perjuangan bukan hanya soal bedil dan senapan. Baginya, "Pemberontakan adalah seni" yang membutuhkan pelatihan intelektual. Sebagaimana tertulis pada halaman 203, tanpa kemampuan baca-tulis, politik hanya akan menjadi sekadar desas-desus dan prasangka. Kebijakan pemberantasan buta huruf di Soviet menjadi fondasi bagi masyarakat untuk bersikap kritis dan menuntut perubahan struktur negara menjadi Republik yang benar-benar diatur oleh buruh.

Gema Revolusi dalam Sastra dan Diplomasi

Kemenangan kaum proletar ini segera merembes ke dalam kebudayaan. Penyair Tamil, Subramania Bharati, menyambutnya lewat puisi "Rusia Baru", sementara Manuel Maples Arce di Meksiko menyebut Rusia sebagai "paru-paru" yang menghembuskan angin revolusi sosial. Bahkan, Jawaharlal Nehru dari India merasa sangat terkesan saat berkunjung ke Soviet pada 1927. Ia melihat bagaimana para petani bisa bangkit dari kemiskinan menuju kemakmuran dalam waktu singkat, sebuah model yang sangat relevan bagi India yang saat itu memiliki latar belakang sosio-ekonomi serupa.

Meskipun tidak membedah teknis revolusi secara mendalam di setiap wilayah, buku ini memberikan data rinci yang jarang disorot publik, didukung oleh referensi kuat dari karya Marx, Engels, hingga Mao. Vijay Prashad berhasil menunjukkan bahwa dampak Revolusi Oktober melampaui aspek politik, yakni memicu kemajuan besar dalam bidang sastra dan kebudayaan di negara berkembang. Buku terbitan Marjin Kiri ini adalah bacaan penting bagi generasi baru untuk menyadari betapa krusialnya solidaritas kaum pekerja dalam melawan penindasan kolonial.

Identitas Buku:

  • Judul: Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga
  • Penulis: Vijay Prashad
  • Penerjemah: Ronny Agustinus
  • Penerbit: Marjin Kiri
  • Cetakan: Agustus, 2020
  • Tebal: i – viii + 137 halaman
  • ISBN: 978-602-0788-01-2

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda