Ulasan

Hell University: Saat Enam Sekawan Terjebak di Sekolah Penuh Pembunuhan

Hell University: Saat Enam Sekawan Terjebak di Sekolah Penuh Pembunuhan
Poster Hell University (IMDb)

Bosan dengan serial adaptasi Wattpad yang terlalu manis atau bikin deras air mata? Nah, mungkin serial Hell University bakal lebih menyala.

Mengutip IMDb, Hell University tadinya ditulis oleh Raymond Velasco alias KnightInBlack pada tahun 2016 yang terinspirasi dari film horor distopia berjudul The Purge. Dia lantas mengide untuk memasukkan unsur cerita dalam setting sekolahan atau akademi. Yang kemudian disokong produksinya oleh Viva Studio dan Webtoon Production, sebelum bisa ditonton lewat jaringan Viva One.

Lantas, se-worth it apa sih adaptasi Hell University?

Memiliki Alur Cerita yang Penuh Thriller Misteri

Hell University mengisahkan enam sekawan Zein Shion (Heart Ryan), Matthew Hart (Andre Yllana), Vanessa Savagge (Jastine Lim), Jerome Marquez (Jack Abellana), Mia Mendez (Gabby Ejercito), dan Davies Silver (Derick Ong) yang terjebak di akademi bernama Hell University di mana memiliki aktivitas Bloody Night setiap jam 7 malam hingga 5 pagi. Dalam aktivitas itu, membunuh satu sama lain diperbolehkan.

Mereka juga harus terjebak dalam pertikaian antar geng yakni Black Blood Gang dan Devil God Warrior, serta menghadapi serangkaian teror, misteri, dan tanda tanya mengenai asal usul dan tujuan Hell University. Petualangan mereka bakal disusupi tawa, tangis, darah, dan air mata, tatkala sang finall boss adalah orang terdekat mereka.

Menyajikan Piramida Kekuasaan Murid Khas Novel Bertema Bad Boy

Hell University memang dirancang sebagai akademi berdarah yang memiliki kasta piramida di antara para murid. Dimana masing-masing ketua geng yakni Raze Silvenia (Lance Carr) pemimpin Devil God Warrior, Nazzer Lumia (Keagan de Jesus) pemimpin Black Blood Gang, hingga ‘Supremo’ Ace Craig (Zeke Polina) sang Presiden Dewan Mahasiswa Tertinggi menempati posisi tertinggi.

Disusul oleh Roxane Allister (Ashanti Gorospe) pacar Raze, Nicki Colt (Jemima Rivera) pacar Nazzer, Onel Ty (Jao Canlas) wakil Supremo, dan Fritzy Saldivar (Bree Barramada) sekretaris Supremo.

Atas kewenangannya, Supremo lantas melengserkan Fritzy dari posisi sekretaris dan memilih Zein Shion secara pribadi. Maksudnya memang berlandaskan hati begitu. Jadi, buat penyuka male lead kaku, posesif, dan dingin, Hell University ini boleh dimasukkan list.

Memiliki Banyak Plot Twist di dalam Plot Twist

Saat membaca versi novel online-nya, aku cukup terpaku pada eksekusi author mengenai plot twist berlapis. Memang sih, dari depan muka sudah disajikan bahwa kekejaman ada di tangan Madam Violet sang kepala sekolah, dan Fransisco, wakilnya. Namun, aku nggak menduga bakal menemui plot twist lain di kalangan murid-murid.

Fokus konfliknya memang memiliki satu tujuan. Hanya saja, ada berbagai rintangan yang nggak disangka-sangka. Berbagai penghianatan, kebohongan, hingga keraguan turut mengisi perjalanan alur. Bahkan dari kubu enam sekawan yakni Zein, Matthew, Jerome, Vanessa, Mia, dan Dave sendiri.

Pemilihan Visual yang Seakan Karakter Melompat Keluar dari Novel

Dari awal sudah digambarkan bahwa tokoh ‘Supremo’ Ace Craig dan Raze Silvenia itu kejam, dingin, kaku, dan tanpa ampun. Kemudian Nazzer Lumia yang tampak kebocahan nan polos, ternyata pandai membantai orang juga. Buatku, penggambaran begitu kalau diadaptasi ke dalam live action bakal susah sih.

Namun, Viva One ternyata berhasil memuaskan ekspektasi dengan memilih Zeke Polina sebagai Supremo, Lance Carr sebagai Raze, dan Keane de Jesus sebagai Nazzer. Mereka mampu membawakan karakter para pentolan Hell University dengan keren.

Chemistri Tokoh Utama yang Bikin Cengar-cengir

Tema bad boy seringnya bikin cengar-cengir pembaca ya. Apalagi kalau si bad boy ini memiliki tampuk kekuasaan tinggi di suatu kawasan. Mungkin ini yang disajikan Hell University lewat interaksi Zeke Polina dan Heart Ryan.

Zeke Polina sukses mengeksekusi sorot mata dan gerak-gerik Supremo yang supreme abis. Maksudku, dia menunjukkan kekuasaan absolut tanpa pandang bulu. Saat beradu akting dengan Heart Ryan pun, penonton dibuat cengar-cengir saking bapernya. Apa ya, tatapannya itu deep sekali berpadu dengan smirk khas Supremo.

Bahkan sedari episode pertama pun, tatapan mata Polina pada Ryan sudah mencuri perhatian.

Tercium Kecanggungan Para Tokoh, dan Beberapa Scene yang Terkesan Membosankan

Sekalipun pemilihan tokohnya sesuai khayalan pembaca, nyatanya aku menemukan beberapa kecanggungan akting para tokoh. Mereka terkesan ‘kurang’ natural, dan terlihat dipaksakan. Maksudku, bahkan pada scene penampakan mayat berdarah di episode pertama, akting Mia (Gabby Ejercito) yang berteriak terkesan hanya kaget biasa-biasa saja, bukan teror yang sesungguhnya. Apa ya, terasa kurang menjiwai ketakutan dan kengerian dari genre thriller itu sendiri. Tangisnya kurang menyayat hati.

Atau pada karakter Fritzi Saldivar, Bree Barramada terlalu kaku dibandingkan badass. Padahal dia harusnya kejam, dingin, dan ketus. Aku justru lebih salut pada Jemima Rivera yang mampu membawakan tokoh Nicki Colt dengan dingin nan kejam.

Atau pada misteri-misteri lain, pertikaian berdarah yang nyaris menghiasi setiap episode, rasanya anyep, dan kesan horor serta thriller-nya kurang totalitas. Seolah mereka terlalu terpaku pada script dan bukannya berlakon sesuai logika apabila terjebak dalam situasi berbahaya tersebut.

Namun, serial ini tetap menyajikan misteri yang nagih untuk ditunggu di episode selanjutnya. Yah, meski aku sendiri beberapa kali bosan saat seharusnya scene tegang, justru dieksekusi dengan santai sih. Namun, romansa tipis Supremo dan Zein cocoklah mengisi kecanggungan thrillernya. So, kamu berminat nonton?

Identitas Serial

Judul: Hell University

Adaptasi: Hell University karya KnightInBlack

Sutradara: Bobby Bonifacio Jr.

Rilis: 6 Februari 2026 - sekarang

Jaringan: Viva One

Genre: Misteri, Thriller, Horor

Negara Asal : Filipina

Bahasa: Bahasa Filipina, Bahasa Inggris

Jumlah Episode: 18

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda