Ulasan
Pertikaian dan Konflik Kian Menyaru dalam Anime Diabolik Lovers: More Blood
Petualangan Yui Komoro berada di sarang vampir rupanya nggak hanya memiliki satu season saja. Melainkan berlanjut ke season 2, dia masih berada dalam lingkungan para vampir dalam Diabolik Lovers: More Blood.
Mengutip laman Otak-otaku, Diabolik Lovers: More Blood adalah anime yang terinspirasi dari game otome yang dikembangkan oleh Rejet. Anime ini tayang pada 24 September 2015 - 10 Desember 2015 dengan total 12 episode untuk season kedua ini.
Anime ini tetap diproduksi oleh studio Zexcs, dan masih berada dalam naungan lisensi Sentai Filmworks.
Adanya Tokoh dan Konflik Baru
Bila di season pertama Yui Komoro harus terjebak di rumah keluarga Sakamaki dengan enam vampir, maka di season kedua ini dia justru terjebak di keluarga Mukami.
Tidak seperti Sakamaki yang berdarah murni, Mukami adalah vampir mutant alias manusia yang bertranformasi menjadi vampir. Mereka terdiri atas Ruki Mukami, Kou Mukami, Yuuma Mukami, dan Azusa Mukami yang memiliki misi rahasia yakni untuk menjadi Adam. Oleh karenanya, mereka harus menghisap darah Eve sebanyak-banyaknya, dan Eve yang dimaksud adalah Yui.
Tentu hal ini menimbulkan kekacauan, bahkan keributan antara Ruki dengan Ayato, Azusa dengan Kanato, hingga Yuuma dengan Shuu. Belum lagi dengan keberadaan koloni werewolf yang muncul di akhir season kedua, yang tentu membuat penonton bertanya-tanya; apakah season ketiga bakal segera dirilis?
Plot Hole Mulai Bertebaran, Alur Semakin Dipelintir Gila
Oke, aku cukup menyukai penampilan Ruki Mukami yang dinginnya sebelas dua belas dengan Shuu Sakamaki. Namun, season kedua ini rasanya kian acakadut saja. Atau entah apakah aku yang kurang bisa mencerna alur keseluruhan?
Aku mengerti kenapa di season pertama Yui nggak bisa melarikan diri dari kediaman Sakamaki, karena dia memang diungsikan kesana, dan lokasinya jauh dari kota. Namun, di season kedua ini kok dia nggak kabur atau minimal kembali ke kediaman Sakamaki? Kok dia senyaman itu di kediaman Mukami?
Oke, kalau dia nggak tahu jalan kabur masih bisa dimaklumi ya. Namun, bukankah kedua kubu tersebut bertemu di sekolah malam?
Lalu, dari episode pertama para Sakamaki sepertinya sudah sadar bahwasanya para Mukami-lah yang mengebom mobil mereka. Namun, Sakamaki cuek hingga berujung pada penculikan Yui.
Apakah ini menandakan bahwa Sakamaki tidak peduli pada Yui? Atau mereka sengaja tidak di desain cerdas untuk mengendus keberadaan Yui? Padahal mereka kan darah murni?
Kemudian soal misi Mukami untuk menjadi Adam dengan bantuan darah Eve, jujur aku merasa aneh. Ayolah, mengapa hal ini dipelintir sedemikian gilanya? Bahkan, anime ini nggak segan memperlihatkan bentuk buah apel yang dalam sejarahnya sangat lekat dengan Adam dan juga Eve. Sebagai manusia keturunan Adam dan Eve (di server saya namanya Hawa), nggak ada sejarahnya vampir. Yang ada hingga sekarang ya murni manusia!
Lagipula, kalau sudah jadi Adam mau ngapain sih? Membantai Sakamaki?
Sebagai Penonton, Kian Kecewa
Sebagai penonton, jujur aku lebih sreg dengan season pertama dimana Yui benar-benar terjebak di sarang vampir Sakamaki. Murni karena darahnya istimewa. Yah walau masih pusing soal jantung keramatnya sih. Namun, sejauh ini landasan konfliknya nyambung gitu lho! Antara obsesi, dan keserakahannya oke.
Namun, di season kedua ini jujur mengecewakan. Sudahlah plot hole bertebaran, bahkan sampai membawa-bawa landasan Adam, Eve, dan buah apel lagi?
Dan, karakter Yui masih saja menye-menye khas heroin lemah. Tapi ya sudahlah, toh memang dia didesain seperti itu guna melengkapi dominasi para vampir yang menawan.
Para Seiyu Keluarga Mukami yang Terkesan Lebih Kuat
Meski secara alur aku kurang nyaman dan sreg pada Diabolik Lovers: More Blood, tetapi pemilihan seiyu para Mukami kuakui keren sih.
Takahiro Sakurai yang membawakan tokoh Ruki Mukami kunilai cocok dengan karakternya yang dingin, ketus, dan ambisius. Persis dengan karakter Kyouya Sata dalam anime Wolf Girl and Black Prince yang sebelas dua belas lah sifatnya.
Lalu Ryouhei Kimura menawan saat membawakan Kou Mukami yang agak bipolar. Kadang bersuara girang macam bocah, kadang jadi psikopat. Sedangkan Tatsuhisa Suzuki menyajikan suara berat dan dalam yang sesuai dengan fisik Yuuma Mukami yang bertubuh tinggi tegap, dengan rambut gondrong. Apa ya, kesan ala-ala gangster-nya kuat wee.
Yang terakhir, Daisuke Kishio sukses menjalankan tokoh Azusa Mukami yang sakit-sakitan bahkan sekarat. Suaranya pelan, lirih, kadang tersendat, mirip orang sakit deh.
Kendati para seiyu dari season pertama sudah keren, tetapi bagiku pribadi seiyu di season kedua ini terdengar lebih menyala lagi. Mungkin karena suara berat Tatsuhisa Suzuki dan Takahiro Sakurai memilki banyak dialog ya.
After all, aku memberikan nilai 6/10 untuk Diabolik Lovers: More Blood. So, kamu berminat nonton?
Identitas Anime
Judul: Diabolik Lovers: More Blood
Adaptasi: game otome oleh Rejet
Sutradara: Shinobu Tagashira
Rilis: 24 September 2015 - 10 Desember 2015
Genre: reverse harem, vampir, misteri, shoujo
Jaringan: Crunchyroll, Prime Video
Negara Asal: Jepang
Bahasa: Bahasa Jepang
Jumlah Episode: 12 (season kedua)