Ulasan

Review Vigilante: Ketika Batas Antara Pahlawan dan Penjahat Mulai Kabur

Review Vigilante: Ketika Batas Antara Pahlawan dan Penjahat Mulai Kabur
Vigilante (Disney Plus)

Ketika hukum terasa tumpul dan tidak membela korban, apakah lantas masyarakat bisa menghakimi penjahat atas nama keadilan?

Tentu, saya memahami bahwa tindakan main hakim sendiri bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan secara hukum. Namun, saat menonton drama Vigilante, ini menjadi suatu dilema moral yang cukup besar. Banyaknya pelaku kriminal yang dihukum ringan dengan berbagai alasan membuat korban kecewa. Tidak sedikit pula dari para pelaku yang sama sekali tidak jera atau menyesali perbuatannya. Bahkan ada yang terus melakukan kejahatannya setelah bebas dari penjara. Semua itu membuat korban tidak bisa merasa aman, meski penjahat sudah dihukum. Dan tidak menutup kemungkinan, akan ada korban lainnya di masa depan.

Drama Vigilante bercerita tentang Kim Ji-yong (Nam Joo-hyuk), seorang mahasiswa akademi kepolisian yang tumbuh dengan trauma dan ketidakpercayaan terhadap sistem hukum resmi. Di masa kecil, ia melihat ibunya dipukuli oleh penjahat sampai meninggal dunia. Pengalaman tragis itu rupanya meninggalkan trauma yang sangat mendalam bagi Ji-yong. Apalagi ketika mengetahui jika pelaku hanya memperoleh hukuman yang ringan.

Berawal dari trauma tersebut, Ji-yong bertekad untuk menunjukkan keadilan yang benar menurut versinya. Keadilan yang benar-benar setimpal dan membuat pelaku tidak bisa mengulangi perbuatannya lagi. Juga keadilan yang berpihak pada korban hingga membuat orang-orang menyebut sosoknya sebagai pahlawan. Namun, ketika keadilan ditegakkan melalui kekerasan yang membabi buta, apakah itu dapat dibenarkan?

Di tengah masyarakat yang merasa hukum sudah begitu tumpuk dan tidak bisa melindungi mereka dari pelaku kriminal, kemunculan Sang Vigilante yang menghukum penjahat dengan kekerasan dan pembunuhan bagaikan angin segar. Banyak orang yang membela dan menyebutnya sebagai pahlawan, meski mereka tidak tahu wajah di balik tudung hitam yang selalu dia pakai saat beraksi.

Salah satu orang yang begitu keras mendukung Vigilante adalah Choi Mi-ryeo (Kim So-jin), jurnalis yang memberi umpan pada Kim Ji-yong dengan mempublikasikan identitas kriminal yang telah dibebaskan dengan hukuman ringan. Selain itu, ada juga Cho Kang-ok (Lee Jun-hyuk), penggemar berat Ji-yong yang siap mendukung aksinya menggunakan kekayaan dan privilege yang dia miliki.

Namun, meski Ji-yong menyebut tindakannya sebagai upaya menegakkan keadilan, kekerasan tetaplah kekerasan. Aksi yang dia lakukan itu pada akhirnya menimbulkan kekacauan yang lebih besar. Para peniru Vigilante mulai bermunculan. Bahkan ada yang terang-terangan mengakui dirinya sebagai Sang Vigilante.

Sebagai penonton, saya sangat setuju bahwa pelaku kriminal harus dihukum seberat-beratnya dan korban harus dilindungi. Tetapi, tindakan kekerasan tetap tidak bisa dibenarkan. Dalam salah satu adegan, Ji-yong sempat mengatakan bahwa seseorang perlu menjadi iblis untuk menghukum iblis lainnya.

Kalimat itu tentu hanya alasan untuk membenarkan tindakan yang dia lakukan. Padahal jika dipikirkan lebih jauh, dia tidak ada bedanya dengan penjahat di luar sana yang melakukan kekerasan dan membunuh orang lain. Memang benar, yang dia bunuh adalah penjahat, tapi apakah itu lantas membuat tindakannya bisa dibenarkan?

Masyarakat menyebut ia pahlawan. Namun di sisi lain, ada seorang polisi bernama Jo Heon (Yoo Ji-tae) yang berusaha keras menghentikan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan Ji-yong. Sebagai senior di kepolisian, Jo Heon merasa punya kewajiban membimbing juniornya agar tidak semakin brutal. Seperti yang dia katakan di akhir cerita, bahwa dirinya ingin menunjukkan bahwa hukum telah melakukan hal yang benar.

Melalui karakter Ji-yong dan Jo Heon, penonton seolah dibuat dilema tentang keadilan seperti apa yang seharusnya ada di dunia. Keadilan yang menggunakan hukum resmi atau keadilan yang mengedepankan moralitas dan perlindungan korban seperti yang dilakukan oleh Vigilante.

Drama ini memang tidak memberikan jawabannya secara eksplisit. Namun, dari adegan di akhir cerita, mereka seolah tidak benar-benar ingin menghentikan tindakan vigilantisme yang terjadi. Sementara Ji-yong sendiri yang pada akhirnya dilantik menjadi polisi menolak mengucap sumpah setia. Tatapan matanya di akhir drama seolah menunjukkan bahwa dirinya akan terus menjadi Vigilante di malam hari dan hidup sebagai polisi di siang harinya.

Meskipun mengusung premis yang cukup kompleks, drama Vigilante dieksekusi dengan alur yang cepat dan nyaris tidak ada adegan yang terasa sia-sia. Akting Nam Joo-hyuk juga menjadi kekuatan utama dari drama ini. Tatapan matanya yang dingin dan tajam seolah menggambarkan kemarahannya pada hukum. Peran ini juga menjadi transformasi peran Nam Joo-hyuk yang sebelumnya banyak dikenal melalui drama romance, seperti Twenty Five Twenty One.

Sayangnya, karena terlalu fokus pada aksi, beberapa tokoh penting di drama ini latar belakang dan karakternya terasa kurang dieksplorasi, seperti Jo Heon dan Cho Kang-ok yang memiliki peran penting dalam perkembangan cerita. Sementara itu, motif psikologis dari Ji-yong sendiri pun kurang dijelaskan secara detail. Padahal dia yang seharusnya menjadi sorotan utama di sini.

Meskipun demikian, drama Vigilante tetap berhasil menyampaikan pesan bahwa kekerasan dengan alasan apapun tidak bisa dibenarkan. Keadilan yang ditegakkan dengan cara kekerasan pun hanya akan menimbulkan kekacauan yang lebih besar. Selain itu, Vigilante juga membawa kritik yang tajam terhadap sistem peradilan yang memberikan hukuman ringan pada penjahat dan sering kali tidak berpihak pada korban. 

Bagi Sobat Yoursay yang ingin melihat akting Nam Joo-hyuk dengan aksi yang intens dan brutal, Vigilante sangat layak masuk watchlist. Hanya dengan 8 episode yang berdurasi sekitar 40-50 menit tiap episode, drama ini bisa banget ditonton secara maraton di waktu luang.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda