Ulasan
5 Rekomendasi Buku Klasik Anak untuk Bacaan si Kecil, Siap Eksplor!
Lagi cari bahan bacaan untuk anak tapi bosan dengan buku yang itu-itu aja? Mungkin kamu perlu coba berikan buku klasik untuk si kecil. Meskipun sudah terbit belasan bahkan ratusan tahun lalu, sastra klasik masih menyimpan pesan yang relevan untuk kehidupan masa kini. Ceritanya sederhana, tetapi sering kali menyimpan pesan tentang persahabatan, keberanian, hingga mengenal dunia.
Sastra klasik kebanyakan memang punya alur yang cukup 'dark'. Eits, tak perlu khawatir, 5 buku klasik ini justru punya jalan cerita yang eksploratif yang cocok untuk dibaca anak-anak.
1. Le Petit Prince (Antoine de Saint-Exupéry)

Antoine de Saint-Exupéry mengajak anak-anak berpetualang ke berbagai planet bersama sang pangeran cilik. Di sana, ia bertemu dengan banyak orang dengan berbagai profesi. Ia bingung kenapa orang-orang itu begitu mengkhawatirkan hal yang sepele, seperti menghitung bintang atau menunggu hari gelap.
Tak hanya untuk anak-anak, buku yang telah diterjemahkan ke lebih dari 300 bahasa ini juga cocok dibaca oleh orang dewasa. Buku ini berisi sindiran halus pola pikir orang dewasa yang rumit dan materialistis.
2. Bridge to Terabithia (Katherine Paterson)

Buku klasik ini bercerita tentang lika-liku persahabatan 2 remaja antara Jess dan Leslie. Di awal cerita, Jess begitu membenci Leslie yang baru pindah ke sekolahnya karena dia anggap sebagai saingannya.
Seiring waktu berjalan, hubungan mereka justru berbalik menjadi persahabatan erat hingga menciptakan 'kerajaan baru' yang mereka sebut Terabithia. Sayangnya, jalan menuju Terabithia ini cukup rumit, yaitu harus menyeberangi sungai. Jalur ini yang nantinya malah menjadi tragedi untuk kisah mereka berdua.
3. Anne of Green Gables (Lucy Maud Montgomery)

Kalau si kecil punya imajinasi yang tinggi dan rasa ingin tahu besar, Anne of Green Gables bisa menjadi bacaan yang menyenangkan. Novel karya L. M. Montgomery ini mengikuti Anne Shirley, seorang anak yatim piatu yang justru dikirim ke Green Gables karena sebuah kesalahan.
Alih-alih mendapatkan anak laki-laki yang diharapkan untuk membantu pekerjaan di pertanian, Matthew dan Marilla Cuthbert malah bertemu Anne yang cerewet, penuh imajinasi, dan punya banyak cerita. Kehadiran Anne pun perlahan mengubah kehidupan keduanya.
4. The Wonderful Wizard of Oz (L. Frank Baum)

The Wonderful Wizard of Oz mengajak si kecil berpetualang di dunia penuh keajaiban bersama Dorothy yang tiba-tiba terbawa tornado dari rumahnya di Kansas menuju negeri ajaib bernama Oz.
Untuk bisa pulang, Dorothy harus menemui Wizard of Oz di Emerald City. Dalam perjalanan, ia bertemu tiga karakter unik, yaitu Scarecrow yang menginginkan otak, Tin Woodman yang menginginkan hati, dan Cowardly Lion yang ingin memiliki keberanian. Ketiganya lalu menemani perjalanan Dorothy yang penuh tantangan.
5. The Adventures of Tom Sawyer (Mark Twain)

Tom bukan anak yang bisa diam. Ia sering mencari cara untuk menghindari kewajiban, bermain bersama teman-temannya, dan menjadikan hal-hal sederhana sebagai petualangan besar. Bersama sahabatnya, Huckleberry Finn, Tom bahkan pernah bermain seolah-olah mereka adalah bajak laut dan menjelajahi sebuah pulau.
Namun, petualangan Tom tidak selalu menyenangkan. Ia dan Huck pernah menyaksikan sebuah pembunuhan yang dilakukan Injun Joe dan harus menyimpan rahasia tersebut. Tom juga mengalami kejadian menegangkan ketika tersesat di dalam gua bersama Becky Thatcher.
5 rekomendasi buku di atas membuktikan bahwa pamor buku klasik tak lekang oleh waktu. Lewat cerita-cerita sederhana dari masa lalu, anak bisa mengambil pesan penting sekaligus mengeksplorasi dunia imajinasi dengan seru. Ada buku favoritmu?