Kesuksesan yang diraih oleh film KKN di Desa Penari tampaknya membuat para penikmat film Indonesia kembali melirik film bergenre horor misteri sebagai salah satu hiburan favorit. Seperti yang telah diketahui, film Garapan Awi Suryadi tersebut kini telah mengantongi 5 juta lebih penonton selepas dilempar untuk umum pada tanggal 30 April 2022 lalu.
Film yang diangkat dari utas viral tulisan akun Twitter Simple Man pada tahun 2019 lalu tersebut memang fenomenal. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu setengah bulan penayangannya saja film ini sudah mampu mencetakkan banyak rekor positif, mulai dari raihan jutaan penonton, hingga menjadi film bergenre horor terlaris sepanjang masa dalam industri perfilman nasional.
Dan melihat visualisasi yang memikat dari film KKN di Desa Penari, warganet mulai berandai-andai agar utas lain tulisan Simple Man yang berjudul Sewu Dino (Seribu Hari) juga segera diangkat menjadi film. Sebuah hal yang sangat masuk akal, mengingat utas berjudul Sewu Dino ini juga tak kalah viral di pengguna Twitter dan juga menyajikan alur cerita yang tak kalah menyeramkannya dari film KKN di Desa Penari.
Bahkan, akun Twitter @moviemenfess mengunggah sebuah gambar poster bertuliskan “Sewu Dino, From The Hit Twitter Thread By @Simpleman, segera di bioskop”. Dan uniknya, akun Twitter yang concern dengan dunia perfilman ini juga menyertakan lambang MD Entertainment di bagian atas gambar poster ini. lantas, apakah benar utas berjudul Sewu Dino ini akan difilmkan oleh pihak MD Entertainment?
Jika kita berpijak pada statemen yang dilontarkan oleh Awi Suryadi, sang sutradara film KKN di Desa Penari dalam bincang santainya bersama dengan salah satu media di Indonesia, kemungkinan untuk memfilmkan utas Sewu Dino memang terbuka sangat lebar. Pasalnya, utas-utas yang ditulis oleh Simple Man sendiri saat ini sudah dibeli oleh pihak MD Entertainment, dan MD Entertainment memiliki hak untuk mengelolanya, termasuk menjadikan novel atau mengangkatnya menjadi sebuah film.
Namun sayangnya, dalam kesempatan tersebut, Awi Suryadi menyatakan bahwa kemungkinan besar bukan dirinya yang akan memegang posisi sutradara film Sewu Dino, karena dirinya akan melanjutkan proyek film Danur 4: Senjakala.
Nah, kira-kira, kalau Sewu Dino ini benar-benar dijadikan film, teman-teman bakal berani menonton atau tidak ya? Secara, thread nya saja sudah membuat kita bergidik ngeri membayangkannya. Apalagi jika kita melihatnya secara langsung di film.
Tag
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
5 Film yang Tayang Lebaran Bersaing Ketat, Pabrik Gula Masih Memimpin
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
Entertainment
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?