Seburuk-buruknya sesuatu pasti ada baiknya juga. Baik itu secara langsung maupun tak langsung.
Pun pandemi Covid-19 yang kini tengah menghantui dunia. Meski keganasannya telah menebar teror ke semua negara-negara di seluruh pelosok bumi, memporak-porandakan perekonomian, dan mengubah gaya hidup manusia, tentunya masih ada juga sedikit hal positif yang bisa kita manfaatkan.
Karena itulah ada saia tokoh-tokoh dunia yang mengajak untuk menggali nilai positif dari pandemi ini. Bahkan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menghimbau agar bangsa Indonesia bisa membajak momen pandemi Covid-19 ini untuk bekal melangkah maju lebih jauh ke depan.
Lalu apa sebenarnya yang bisa benar-benar kita petik dari terjadinya pandemi Covid-19 ini?
Jika kita cermati dengan teliti, ternyata memang ada beberapa hal positif dari Pandemi Covid-19 yang bisa kita syukuri.
1. Sadarkah kita di era modern yang begitu dinamis sekarang, Covid-19 telah berhasil membawa keluarga kembali ke dalam kehangatan rumah & bisa banyak melakukan aktivitas rumah bersama-sama lagi.
2. Covid-19 berhasil membuat beberapa tempat yang dianggap negatif seperti bar, klub malam, rumah bordil, kasino & tempat dimana banyak org berbuat maksiat tutup atau setidaknya membatasi jam operasional mereka.
3. Dari sektor ekonomi khususnya perbankan, pandemi Covid-19 berhasil menurunkan suku bunga bank yang sebelumnya dianggap mencekik leher masyarakat.
4. Gara-gara pandemi Covid-19 yang tidak juga teratasi, hal ini membuat banyak pemerintahan memindahkan alokasi anggaran militer negara menjadi anggaran perawatan kesehatan bagi rakyat.
5. Wabah Corona Covid-19 telah memaksa kekuasaan negara serta pemerintah untuk lebih memperhatikan rakyatnya dibandingkan hal-hal lainnya.
6. Wabah Corona atau pandemi Covid-19 telah banyak membungkam kesombongan negara yang dulu menganggap dirinya paling hebat & tak terkalahkan dan memandang sebelah mata kepada negara-negara lainnya.
7. Wabah Corona Covid-19 mampu melemahkan para diktator dunia yg selama ini memiliki kesombongan yang luar biasa.
8. Wabah Corona Covid-19 berhasil menyadarkan kembali umat manusia agar kembali banyak berdoa & berharap kepada kekuasaan Tuhan serta tidak lagi semata-mata mengandalkan sains & kemajuan teknologi modern semata.
9. Pandemi Covid-19 secara tidak langsung memaksa masyarakat untuk belajar cara bersin, menguap, batuk secara baik, benar & sopan .
10. Tanpa begitu kita sadari, pandemi Covid-19 membuat kita kembali banyak tinggal di rumah & menjalani hidup sederhana.
11. Virus Corona Covid-19 mampu menyadarkan kita tentang bagaimana sebuah virus kecil yang hanya berukuran 150 nano bisa mengalahkan 7 milyar manusia yang menempati segenap pelosok bumi dengan luas ratusan juta hektar.
12. Keganasan wabah Corona Covid-19, telah memberi kesempatan kepada kita untuk kembali menyadari bahwa kematian itu nyata dan dekat dengan kita.
13. Untuk mencegah terjangkitnya infeksi virus Corona Covid-19, kita dipaksa mau belajar untuk tidak jajan & makan sembarangan di luar.
14. Terjadinya wabah Corona seharusnya berhasil membangunkan kesadaran kita pada kenyataan & memberi kita kesempatan untuk meminta pengampunan & pertolongan kepada Tuhan.
15. Lagi-lagi keganasan wabah Corona seolah berusaha menumbuhkan kembali kesadaran kita bahwa apa yang kita miliki adalah milik Tuhan yang bisa diambil kembali oleh-Nya kapan saja Dia berkehendak. Percayalah, Tuhan menurunkan sesuatu dengan hikmah; ada pelajaran besar dalam hal ini bagi mereka yang arif & bijaksana untuk melihat & menyadarinya.
16. Serangan wabah Corona yang bertubi-tubi, membuat kita semua menyadari akan begitu pentingnya mempunyai proteksi kesehatan yang bagus.
Itulah beberapa hal baik dan positif yang terselip di dalam suramnya pandemi Covid-19 yang tanpa terasa cukup lama menghantui kita semua. Sudahkah kita berhasil mengambil hikmah dari pagebluk yang menimpa ini?
Berhasilkah kita membajak hal-hal positif yang tersimpan dalam suramnya wabah Corona ini? Semoga setelah pandemi ini berhasil kita atasi nanti, kita mampu mendapatkan banyak pelajaran berharga darinya. Tabik.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Analis Sebut Jokowi Masuk Daftar Musuh Megawati, Sulit Keduanya untuk Berlebaran
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Ulang Tahun ke-60, Ini 7 Film Terbaik yang Diperankan Robert Downey Jr.
-
Piala Asia U-17: Saat Strategi ala STY Kembali Permalukan Raksasa Sepak Bola Asia
-
4 Mix and Match Outfit ala J StayC, Simpel tapi Tetap Modis!
-
Pisah Lagi dari Fadia, Apriyani Rahayu Bakal Duet Bareng Rekan Baru
-
4 Skincare Berbahan Beta Glucan, Lembapkan Kulit Lebih dari Hyaluronic Acid