Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang dicirikan dengan kesulitan untuk memulai atau bertahan agar tetap tidur. Insomnia juga berhubungan dengan kualitas tidur seseorang, biasanya orang yang insomnia tidak merasa segar setelah bangun tidur dan sering terjaga di malam hari.
Insomnia yang dibiarkan secara terus-menerus dapat memicu berbagai dampak negatif, seperti stres, tertekan, hingga gejala depresi karena kurangnya jatah tidur yang diperlukan oleh tubuh. Karena itu, perlu kita pahami tanda yang muncul agar bisa segera diatasi.
Berdasarkan tulisan yang bersumber dari American Psychiatric Association (2013), ada beberapa ciri-ciri atau tanda yang terlihat secara psikologis bagi seseorang yang mengalami insomnia.
Berikut ini adalah beberapa tanda psikologis dari insomnia tersebut.
1. Kesulitan tidur dan mudah terbangun
Tanda pertama adalah kamu akan merasa susah untuk memulai, mempertahankan, dan kembali tidur. Di malam hari, kamu terus-menerus terjaga meskipun sudah berusaha memejamkan mata. Kamu juga akan mudah terbangun saat sudah tidur, dan susah untuk tidur kembali.
2. Aktivitas sehari-hari jadi terganggu
Tanda kedua adalah aktivitas sehari-harimu akan terganggu. Hal ini karena kurangnya durasi tidur yang dibutuhkan oleh tubuh, serta rendahnya kualitas tidur di malam hari menyebabkan tubuh kita kekurangan daya dan energi untuk beraktivitas.
3. Repetisi waktu
Tanda selanjutnya, kamu akan mengalami kesulitan tidur minimal tiga kali dalam satu Minggu. Waktunya acak, entah berturut-turut atau berselang-seling. Semakin sering kamu mengalami insomnia, maka semakin parah pula insomnia yang kamu alami. Sudah saatnya untuk mencari bantuan ahli atau tenaga profesional untuk membantu mengatasinya.
4. Durasi kesulitan tidur
Orang yang sedang mengalami insomnia barisnya kesulitan untuk tidur di malam hari selama kurang lebih tiga bulan. Waktu ini merupakan waktu yang cukup panjang dan jika dibiarkan begitu saja tanpa berusaha mencari solusi, dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan psikis.
Itulah empat tanda atau ciri-ciri yang bisa ditemukan pada penderita insomnia. Ketika kamu sedang berada di fase ini, jangan menunda untuk berkonsultasi dan meminta bantuan kepada tenaga ahli atau profesional agar tidak semakin parah.
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi di Usia Muda: Jangan Anggap Sepele!
-
Ulasan Buku Seni Memahami Anak: Mendalami Perkembangan Emosional Anak
-
Waspada! Kenali Tanda Minyak Rem yang Wajib Diganti
-
Terapi Insomnia Cegah Risiko Depresi Usai Melahirkan, Fakta atau Mitos?
-
Ulasan Novel Les Masques, Tiga Alter Ego dalam Satu Jiwa
Health
-
Bukan Pilihan Alternatif, Mengapa Vape Sama Berbahaya dengan Rokok Biasa?
-
Ini 3 Tanda Tubuhmu Terlalu Banyak Mengonsumsi Kopi, Apa Saja?
-
Mabuk hingga Keracunan, Kenali Bahaya Mengkonsumsi Bunga Terompet
-
3 Cara Mudah Menangani Kondisi Sesak Napas Mendadak
-
Meninjau Regulasi Penanganan Diabetes Melalui Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan
Terkini
-
Sambut Hari Anak Sedunia PBB, Doyoung NCT Donasi Rp1,1 Miliar ke UNICEF
-
3 Film Korea yang Dibintangi Song Kang Ho, Ada Sporty hingga Mendebarkan
-
Indonesia dan Lunturnya Budaya Malu, dari "Jam Karet" hingga Korupsi
-
4 Tips OOTD Rok ala Zara Adhisty yang Girly Abis, Cocok Buat Hangout!
-
TVXQ Resmi Merilis Album Perayaan Debut 20 Tahun di Jepang Bertajuk 'Zone'