Orang yang mengalami kondisi kelebihan berat badan ideal atau bahkan telah mengalami obesitas dan terbiasa dengan gaya hidup sedenter, umumnya cukup sulit untuk mulai rutin berolahraga.
Hal ini biasanay dikarenakan mereka sudah terlalu malas untuk melakukan olahraga fisik dikarenakan rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh kondisi tubuh ketika sedang berolahraga.
Namun, hal tersebut bukanlah sebuah alasan mutlak selama kamu memiliki niat dan keinginan yang besar guna memperbaiki atau menurunkan berat badan. Tentunya dengan memiliki berat badan ideal dapat memaksimalkan dalam melakukan beragam kegiatan sehari-hari selain juga meningkatkan rasa percaya diri.
Baca Juga: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Claustrophobia, Fobia Terhadap Ruang Sempit
Berikut ini ada beberapa ide olahraga sederhana yang cocok bagi kamu yang mengalami obesitas, atau bisa pula untuk kamu yang ingin menjaga berat badan ideal dengan cara olahraga yang sederhana.
1. Naik Turun Tangga Secara Rutin
Bisa dikatakan hal ini hampir pasti dilakukan oleh mayoritas orang sebagai aktivitas hariannya. Akan tetapi, ternyata dengan melakukan naik-turun tangga ternyata juga dapat menjadi salah satu gerakan olah fisik sederhana yang bisa membantu dalam program menurunkan berat badan.
Dilansir dari situs kesehatan, setiap kita menaiki 10 anak tangga dapat membakar 1 kalori. Tentunya pola ini dapat dikombinasikan dengan kegiatan berolahraga sederhana dengan memanfaatkan anak tangga.
Kamu dapat melakukan olahraga naik turun tangga selama sekitar 3-5 menit tentunya dapat memaksimalkan program untuk mengurangi obesitas.
2. Bersepeda
Salah satu gerakan olahraga sederhana yang bisa dimulai bagi penderita obesitas adalah bersepeda. Bersepeda tentunya merupakan salah satu kegiatan olah fisik yang cukup menyenangkan dan tidak terlalu memerlukan persiapan yang besar, kamu hanya harus memiliki sepeda baik sepeda biasa atau sepeda statis.
Dilansir dari situs halodoc.com, bersepeda selama 30 menit dengan intensitas sedang dapat membakar 200-260 kalori. Apabila bersepeda dengan intensitas tinggi dengan durasi yang sama maka dapat membakar sekitar 390-400 kalori.
Pilihan berolahraga dengan bersepeda tentunya bisa menjadi salah satu kegiatan yang bisa dicoba bagi kamu yang ingin berolahraga namun tetap dalam kondisi santai.
Baca Juga: Mengenal Beras Shirataki, Pengganti Nasi Putih yang Rendah Kalori
3. Berenang
Berenang merupakan salah satu altivitas olah fisik yang menggunakan hampir seluruh otot tubuh. Bagi kamu yang mengalami obesitas juga dapat memiliki ide ini untuk membantu program menurunkan berat badan. Kegiatan berenang juga memiliki tingkat pembakaran kalori yang cukup beragam tergantung gaya renang yang diguakan.
Dilansir dari hellosehat.com, seseorang yang berenang menggunakan gaya katak dapat membakar sekitar 60 kalori selama 10 menit, sedangkan untuk orang yang menggunakan gaya punggung dapat membakar sekitar 80-90 kalori dalam durasi yang sama.
Tentunya berenang bisa menjadi salah satu piliha olahraga bagi kamu yang sedang ingin menurukan berat badan.
4. Berjalan Kaki
Berjalan kaki juga termasuk kegiatan olah fisik sederhana yang bisa dijadikan pilihan bagi orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Berjalan kaki tentunya bisa dilakukan dalam kondisi apapun meskipun dirimu tidak sedang dalam waku berolahraga.
Dilansir dari situs hellosehat.com, berjalan kaki selama 30 menit dapat membantu membakar sekitr 130-200 kalori. Tentunya berolahraga dengan berjalan kaki dapat menjadi awal yang bagus bagi dirimu yang ingin memulai untuk berolahraga.
Baca Juga: 5 Manfaat Mangga Muda untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
5. Yoga
Melakukan gerakan yoga ternyata juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk program penurunan berat badan. Dilansir dari situs klikdokter.com, orang yang melakukan gerakan yoga dapat membakar kalori sebanyak 180-600 kalori per jam.
Tentunya hal ini memiliki jumlah yang berbeda tergantung gerakan yoga yang dilakukan. Rutin melakukan gerakan yoga tentunya dapat membantu dalam program penurunan berat badan.
Itulah 5 olahraga yang dapat menurunkan berat badan untuk obesitas.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Menu Diet IU, Ampuh Menurunkan Berat Badan 5 Kg dalam Seminggu
-
7 Tips Mengatasi Perut Buncit Tanpa Olahraga, Solusi Ingin Langsing tapi Mager
-
Awali Tahun Baru dengan Kebiasaan Sederhana Tapi Menyehatkan
-
4 Manfaat Melakukan Gerakan Plank bagi Tubuh, Salah Satunya Meningkatkan Metabolisme Tubuh
-
BMKG Rilis Pantai Pangandaran Aman Dikunjungi pada Liburan Tahun Baru, Wisatawan Pun Mulai Boking Hotel
Health
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya