Pusar merupakan bagian tubuh yang sering terlupakan dalam rutinitas kebersihan sehari-hari. Meskipun terasa kurang nyaman bagi sebagian orang, menjaga kebersihan pusar sangatlah penting.
Dikutip dari Halodoc, pusar yang bersih tidak hanya melindungi dari bau yang tidak sedap, tetapi juga mencegah infeksi yang bisa mengganggu kesehatanmu. Yuk, simak beberapa cara membersihkan pusar yang baik dan benar!
1. Gunakan Kain Katun untuk Membersihkan
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mempersiapkan kain katun bersih. Basahi kain tersebut dengan air atau campuran air dan sabun ringan. Pastikan kain tidak terlalu basah agar tidak mengiritasi kulit.
Usap perlahan bagian luar pusar untuk menghilangkan kotoran yang mudah dijangkau. Setelah itu, fokuskan pembersihan pada bagian dalam pusar dengan gerakan lembut.
2. Minyak Kelapa Hangat untuk Kotoran Membandel
Jika kotoran di pusarmu sulit dihilangkan, gunakan minyak kelapa hangat. Panaskan sedikit minyak kelapa hingga hangat. Oleskan minyak kelapa hangat pada pusar dan pijat perlahan dengan gerakan searah jarum jam. Setelah itu, gosokkan minyak dengan arah sebaliknya untuk membersihkan sisa kotoran membandel.
3. Jaga Kebersihan Rutin
Tentu saja, membersihkan pusar bukanlah sekali-kali saja. Jaga kebersihan dengan membersihkannya secara rutin, idealnya saat mandi. Pastikan tanganmu bersih sebelum menyentuh pusar, dan gunakan kain yang selalu bersih untuk mencegah penyebaran kuman.
4. Hindari Penggunaan Benda Tumpul
Selalu hindari menggunakan benda tumpul atau kasar saat membersihkan pusar. Menggosok terlalu keras bisa menyebabkan iritasi atau bahkan luka pada kulit sensitif di sekitar pusar.
5. Cermat dalam Memilih Produk Pembersih
Jika kamu memilih menggunakan pembersih khusus, pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan kimia yang terlalu keras. Pilihlah pembersih yang lembut dan cocok untuk jenis kulitmu.
6. Kenali Tanda-tanda Infeksi
Penting untuk mengenali tanda-tanda infeksi pada pusar, seperti kemerahan, bengkak, rasa sakit yang berlebihan, atau keluarnya cairan berbau tak sedap. Jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter.
Meskipun mungkin terasa sedikit tidak nyaman, membersihkan pusar dengan benar dapat mencegah infeksi dan masalah kulit yang lebih serius.
Dengan menggunakan kain katun atau minyak kelapa hangat, kamu dapat menjaga kebersihan pusar dengan efektif. Ingatlah untuk melakukannya secara rutin dan hindari penggunaan benda kasar yang dapat merusak kulit.
Baca Juga
-
Viral Gempi Dapat HP Baru, Kapan Sebaiknya Anak Diberi HP Pertama?
-
Masalah Komunikasi, Apa Timnas Sepak Bola Wajib Dilatih oleh Pelatih Lokal?
-
Stop Gaya Hidup YOLO, Sekarang Waktunya YONO: You Only Need One!
-
Viral Istilah Self-Serving Bias Jadi Penyakit Orang Indonesia, Apa Artinya?
-
Welcome Desember, 4 Rekomendasi Tontonan Spesial Natal yang Ada di Netflix!
Artikel Terkait
-
Menjalani Ramadan dengan Gaya Hidup Kirei: Bersih, Sehat, dan Penuh Kedamaian
-
Cegah Polusi dan Lindungi Bumi: 5 Alasan Beralih ke Produk Sanitasi Ramah Lingkungan
-
Apakah HP 10 Kali Lebih Kotor Daripada Dudukan Toilet?
-
Pandawara Group: Pahlawan Kebersihan atau Pengingat Kelalaian Kita?
-
Dialami oleh Kiky Saputri, Kenapa Pusar Jadi Bau saat Hamil?
Health
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
-
Intermittent Fasting vs. Keto, Mana yang Lebih Efektif untuk Panjang Umur?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop