Beberapa orang sering mengaitkan sensasi tersentak saat tidur dengan hal-hal mistis. Padahal, kondisi ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Hypnic jerk atau tersentak saat tidur merupakan kontraksi otot secara tiba-tiba yang disertai dengan perasaan seperti jatuh dari ketinggian.
Kondisi ini dikategorikan sebagai sentakan mioklonik jinak (benign myoclonic jerks) yang dapat dirasakan saat seseorang mulai terpejam atau selama tidur. Ketika tersentak, Anda juga akan mengalami peningkatan detak jantung, laju pernapasan yang cepat serta berkeringat berlebihan.
Pada sebagian besar kasus, hypnic jerk kerap dialami oleh orang dewasa dibanding anak-anak. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab timbulnya sentakan saat tidur, karena bisa terjadi pada orang yang sehat tanpa ada penyakit yang mendasarinya.
Meski begitu, para ahli menduga bahwa hypnic jerk disebabkan oleh perubahan mendadak dalam aktivitas otak saat Anda tertidur. Kontraksi otot ini bisa dimulai pada bagian otak yang mengontrol respons kaget.
BACA JUGA: Siapa Bilang Bikin Gemuk? Ternyata Ini 4 Manfaat Sehat Konsumsi Alpukat
Di samping itu, para ahli juga berpendapat bahwa ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya hypnic jerk, berikut lima di antaranya.
1. Konsumsi Kafein dan Nikotin
Kafein dan nikotin merupakan zat stimulan yang dapat membuat Anda sulit tertidur atau tetap tidur. Kedua zat ini bisa Anda temukan dalam kopi, teh, serta rokok.
Nah jika Anda terlalu banyak mengonsumsi kedua zat ini, atau terlalu dekat dengan waktu tidur, maka risiko terjadinya hypnic jerk akan meningkat.
2. Berolahraga di Malam Hari
Olahraga memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, jika aktivitas ini dilakukan pada malam hari atau menjelang waktu tidur, maka otak menjadi lebih waspada. Hal ini juga berpotensi memicu kontraksi otot secara tiba-tiba saat Anda mencoba untuk tidur.
3. Kurang Tidur
Kurang tidur tak hanya menyebabkan rasa kantuk dan kelelahan fisik. Tetapi juga berkontribusi pada munculnya hypnic jerk. Pasalnya, otot tubuh yang terlalu lelah bisa saja menimbulkan kontraksi secara tiba-tiba saat Anda tertidur.
BACA JUGA: 5 Manfaat Kembang Turi bagi Kesehatan, Salah Satunya Mengatasi Sariawan
4. Stres dan Kecemasan
Tingkat stres dan kecemasan yang tinggi akan membuat tubuh sulit rileks saat hendak tidur. Sebab, kadar hormon kortisol di dalam tubuh akan meningkat dalam jumlah yang tinggi. Hal ini mengakibatkan Anda sulit tidur dan kerap mengalami hypnic jerk.
5. Efek Samping Obat-obatan
Berdasarkan studi dari Journal of Neurosciences in Rural Practice (2015), menemukan fakta bahwa pengguna obat escitalopram meningkatkan risiko terjadinya hypnic jerk.
Escitalopram sendiri merupakan obat antidepresan golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang sering digunakan untuk mengatasi depresi dan gangguan kecemasan.
Itulah tadi pembahasan tentang lima penyebab hypnic jerk, semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
5 Alasan Mengapa Harus Hindari Menekan Snooze Alarm, Ganggu Kualitas Tidur!
-
Pasca Kebakaran, Bagaimana Kondisi Artefak di Museum Nasional?
-
5 Posisi Tidur yang Membantu Meredakan Nyeri saat Haid, Ladies Wajib Coba!
-
5 Posisi Tidur yang Membantu Meredakan Nyeri saat Haid
-
4 Dampak Buruk Berbaring di Tempat Tidur Seharian, Bikin Badan Mudah Lelah!
Health
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
Terkini
-
Angkat Telepon Bikin Kena Mental? Di Balik Kecenderungan Anak Muda Pilih Berkabar Lewat Pesan Teks
-
Visual Attack, Kim Hye Yoon dan Lee Chae Min Siap Adu Akting di Drama Baru
-
Mimpi Mungil Si Tukang Kliping
-
Performa Timnas Indonesia U-17 Masih Jauh dari Ekspektasi, Perlu Tambahan Diaspora?
-
Budaya Adu Nasib di Media Sosial: Mengapa Kita Suka Membandingkan Penderitaan?