Voyeruisme merupakan salah satu kelainan seksual dimana penderitanya suka mengamati atau mengintip orang lain yang sedang telanjang, sembari melakukan aktivitas seksual berupa masturbasi secara diam-diam.
Seseorang dengan voyeruisme biasanya tidak tertarik melakukan kontak seksual dengan korbannya. Hal itu menunjukkan bahwa aktivitas mengintip ini tidak memandang siapapun korbannya, tetapi fokus pada akitivitas mengamati. Pasalnya, mereka akan mendapat kepuasan seksual ketika melihat orang lain berganti pakaian, mandi, masturbasi, atau berhubungan intim.
Selain mengintip dan mengamati, pelaku voyeruisme juga cenderung menonton film porno berupa rekaman seseorang yang sedang telanjang atau melakukan kegiatan seksual. Selain itu, Voyeur juga akan bermain peran selayaknya mengintip orang lain dengan pasangan seksualnya.
Meski bisa menjadi preferensi seksual yang normal, voyeurisme tetap dikategorikan sebagai penyimpangan atau kelainan jika kondisi ini sudah tidak mampu dikendalikan, atau disebut juga parafilia.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi Obat Atasi Mual dan Muntah, Tersedia di Apotek
Hingga saat ini voyeruisme belum diketahui secara pasti penyebabnya. Para ahli menduga bahwa kelainan seks yang satu ini berkaitan erat dengan trauma masa kecil dan penyalahgunaan obat terlarang. Disamping itu, hiperseks, depresi, gangguan kecemasan, dan eksibionis juga turut andil dalam memicu voyeruisme.
Berdasarkan studi dari American Psychiatric Association, seseorang bisa dikatakan sebagai pelaku voyeurisme jika selama 6 bulan atau lebih melakukan aktivitas mengintip orang lain yang sedang telanjang atau beradegan seks
Beberapa tanda yang menunjukkan seseorang mengalami voyeruisme yakni:
1. Merasa sangat bergairah ketika mengintip orang lain yang sedang telanjang
2. Merasa frustasi ketika tidak melakukan aktivitas voyeruisme
3. Sengaja mengambil foto atau video orang lain yang sedang telanjang
4. Melakukan tindakan kriminal untuk melakukan voyeruisme, seperti masuk kerumah orang lain tanpa izin untuk mengintip
5. Merasa bersalah ketika melakukan voyeruisme
6. Menyendiri dan menarik diri dari lingkungan sosial karena terfokus melakukan voyeruisme
BACA JUGA: 5 Dampak Buruk Akibat Terlalu Sering Mengonsumsi Antihistamin Sebelum Tidur
Lantas, apa penyebab seseorang menjadi voyeruisme? Penelitian ilmiah menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan diri yang rendah dan rasa takut akan penolakan dari orang yang dicintainya menjadi alasan kuat melakukan voyeruisme.
Para penderita voyeruisme perlu mendapatkan penanganan yang tepat, berupa terapi perilaku kognitif dan obat-obatan medis dari dokter. Tak hanya itu, dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat juga diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan.
Itulah tadi pembahasan tentang voyeurisme, semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
3 Hal yang Jangan Dilakukan saat Melawan Cryo Hypotasis di Genshin Impact
-
3 Hal yang Jangan Dilakukan saat Melawan Golden Wolflord di Genshin Impact
-
Lady Nayoan Keluhkan Sakit Pinggang Tiap Kali Berhubungan Seks dengan Rendy Kjaernett, Apa Sih Penyebabnya?
-
Virly Virginia Ngaku Kesakitan Saat Pertama Kali Berhubungan Seks di Usia 18 Tahun: Mengapa Begitu?
-
Posisi Seks Paling Mudah Bagi Pemula, Cocok Buat Pengantin Baru
Health
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Awas, Jantung Bisa Jebol! Ini Bahaya Nyata Begadang Buat Kamu yang Sering Doom Scrolling
Terkini
-
Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?