Memasuki bulan Ramadhan seperti sekarang ini tentunya kita perlu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar maksimal dalam menjalankan ibadah selama bulan puasa.
Melansir dari laman halodoc.com, ketika berpuasa, tubuh memang akan melakukan detoksifikasi secara alami untung membuang radikal bebas dalam diri.
Oleh karena itu, di bulan puasa ini memang cocok digunakan sebagai masa-masa meningkatkan daya tahan tubuh guna mendapatkan manfaat kesehatan yang berlimpah.
Selain berolahraga, tentunya ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh saat menjalani ibadah puasa Ramadhan.
1. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Kaya Nutrisi
Meskipun dapat menjadi saat-saat meningkatkan daya tahan tubuh.
Namun, ketika berpuasa tubuh juga akan cenderung merasa lemas karena kekurangan asupan nutrisi di waktu normal.
Akan tetapi, hal ini bisa ditangani dengan mengonsumsi makanan dan minuman kaya nutrisi.
Melansir dari artikel berjudul “Fasting, health, & Immunity: Is There a Connection?”, mengonsumsi makanan kaya vitamin dan mineral seperti buah-buahan dapat meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus menjaga nutrisi saat berpuasa.
Pengonsumsian makanan ini tentunya dilakukan saat masuk waktu berbuka hingga sahur.
Makanlah makanan kaya serat, protein dan mineral untuk menunjang proses metabolisme dalam tubuh sekaligus untuk memperlancar proses detoksifikasi saat berpuasa.
Selain itu, makanan kaya vitamin juga baik bagi kesehatan karena menjaga sistem imun.
2. Istirahat yang Cukup
Ketika berpuasa, tubuh biasanya akan mudah merasa ngatuk dan lelah karena kurang mendaptkan rangsangan dari makanan yang dikonsumsi.
Namun, hal ini umumnya terjadi saat pagi hingga sore dimana waktu tersebut adalah waktu aktif tubuh manusia.
Pada saat malam, justru tubuh akan lebih aktif dan kamu akan merasa tidak mengantuk. Akan tetapi, justru sebaiknya saat ini kamu tetap beristirahat untuk menjaga kesehatanmu.
Melansir dari artikel berjudul “Tips for A Stronger immune System When Fasting Ramadan”, selama bulan Ramadhan, usahakan dirimu tetap mendapat waktu tidur yang berkualitas antara 6-8 jam per hari.
Hal ini karena waktu tidur tersebut sangat penting bagi sistem metabolisme tubuh dan membantu menjaga sistem detoksifikasi alami.
Usahakan pula mayoritas waktu tidur tersebut terjadi saat malam hari yang dimana organ tubuh sedang masuk tahap istirahat.
3. Mengonsumsi Vitamin
Selain mengonsumsi makanan, selama bulan puasa kamu juga diperbolehkan mengonsumsi suplemen dan vitamin setelah waktu berbuka.
Mengonsumsi vitamin dan suplemen tersebut tentunya untuk menunjang sistem daya tahan tubuh dan melancarkan proses metabolisme saat berpuasa.
Nah, itulah beberapa cara untuk menjaga sistem metabolisme dan daya tahan tubuh saat berpuasa selain dengan berolahraga. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Baca Juga
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Gabung Grup Neraka, Ini Peluang Lolos Indonesia di Piala Asia U-17 2026
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
Artikel Terkait
Health
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Olahraga Saat Puasa: Mitos, Fakta, dan Panduan dari dr. Tirta
-
Melindungi Anak, Melindungi Masa Depan: Mengapa Imunisasi Tak Bisa Ditawar?