Proses menemukan ide untuk menulis itu bukan suatu hal yang gampang, lho. Kalau sedang beruntung, kita bisa mendapat ide hanya dengan melamun saja atau saat berselancar di media sosial, tapi kalau mood lagi berantakan, kita pasti butuh waktu lama untuk melakukan brainstorming.
Saat sudah menemukan ide pun, untuk mengolahnya jadi sebuah tulisan juga butuh proses yang panjang. Oleh sebab itu, kalau kita sudah menemukan sebuah ide, sebaiknya kita melakukan beberapa langkah di bawah ini supaya nggak keburu lupa.
1. Menulis di Note
Seperti yang kita tahu bahwa sebuah ide bisa muncul di mana saja dan kapan saja, kalau sekiranya saat menemukan ide itu kamu masih belum bisa mengeksekusinya, mending kamu tulis di note aja deh. Jangan malas membuka note daripada ide itu hilang dan kamu kesulitan untuk mendapatkannya lagi.
2. Riset
Kaum sat set kalau sudah menemukan ide mending langsung riset, artinya mulailah cari informasi tentang ide yang kamu dapat itu.
Misalnya kamu tertarik menulis tentang dunia sepakbola Inggris, setelah menemukan idenya, kamu langsung aja baca-baca tulisan tentang sepakbola Inggris serta mengikuti beritanya.
3. Susun Kerangka
Kalau tulisan tersebut tidak terlalu membutuhkan riset yang dalam, coba langsung susun kerangkanya saja. Misal kamu mau menulis novel dengan tema kisah cinta di sekolah, mulailah untuk menentukan seperti apa jalan ceritanya di setiap bab, siapa tokohnya, seperti apa klimaks dan kodanya.
Kalau sudah menyusun kerangka seperti ini, kamu tinggal melakukan riset sedikit dan menunggu waktu yang pas untuk menulis, setelah itu tinggal eksekusi.
4. Kembangkan Lagi
Kalau sudah menemukan satu ide, jangan hanya ditelan satu itu saja. Lebih baik lagi jika ide tersebut bisa dikembangkan menjadi topik-topik yang lain sehingga kamu nggak perlu kesulitan cari ide lagi, biasanya sih kalau sudah menemukan satu ide, ide-ide yang lain akan dengan mudah muncul.
Itulah 4 langkah yang perlu dilakukan setelah menemukan ide menulis, karena proses yang lumayan sulit jadi segera lakukan sesuatu sebelum kelupaan, ya.
Baca Juga
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
Artikel Terkait
-
Indonesian Writers Bibliophiles: Menjadi Penulis Itu Pilihan Hidup
-
4 Alasan Kenapa Menyertakan Gambar Pada Artikel itu Penting
-
Ingin Jadi Penerjemah Novel? Ini 5 Bekal yang Mesti Kamu Miliki
-
Sama-sama Penulis, Ini Perbedaan Copywriter dan Content Writer
-
5 Manfaat Menulis Jurnal Syukur Setiap Hari, Yuk Terapkan!
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam