Seperti yang telah kita ketahui bersama, tim Tango Argentina berhasil melaju ke babak 16 besar di putaran final Piala Dunia Qatar 2022. Pada laga pamungkas grup C melawan Polandia, perwakilan Amerika Latin tersebut masih terlalu tangguh bagi sang lawan.
Setidaknya, hal tersebut tercermin dari hasil akhir pertandingan yang digelar di 974 Stadium, Doha, Qatar yang berkesudahan 2-0 bagi Angel Di Maria dan kolega. Berdasarkan catatan dari laman fifa.com, dua gol kemenangan bagi Argentina disumbangkan oleh Alexis Mac Allister pada menit ke 46 dan Julian Alvarez pada menit ke 67.
Pada laga tersebut, Argentina memang menang dari sang lawan. Namun sayangnya, kemenangan tersebut sedikit ternodai oleh gagalnya eksekusi penalti yang didapatkan oleh Argentina pada menit ke 39.
BACA JUGA: Perjalanan Karier Lionel Messi Bersama Timnas Argentina, Pemain yang Cetak Rekor Gemilang
Pada pertandingan tersebut Argentina memang mendapatkan hadiah penalti dari pengadil Danny Desmond Makkelie. Akan tetapi, Lionel Messi yang melakukan eksekusi, gagal menjaringkan bola ke gawang karena arah bola mampu diterka dengan baik oleh penjaga gawang Polandia, Wojciech Szczesny.
Sejatinya, bukan eksekusi penalti tersebut saja yang menodai kemenangan Argentina, namun cara mereka dalam mendapatkan penalti juga menuai sorotan.
Bagaimana tidak, Argentina yang intens menyerang pertahanan Polandia, mendapatkan hadiah penalti dengan "drama" yang dimainkan oleh sang kapten Lionel Messi.
Menit ke 39, terjadi perebutan bola di area gawang yang dikawal Szszesny dengan Lionel Messi. Dampak dari singgungan kedua pemain tersebut adalah Lionel Messi terjatuh dan berguling-guling di lapangan.
Wasit yang melalukan check VAR pada akhirnya memutuskan pelanggaran bagi Argentina, dan memberikan mereka hadiah tendangan penalti. Namun, tunggu dulu, antara Messi dan Szszesny memang terjadi benturan.
Tangan sang kiper yang menggapai bola, memang pada akhirnya mengenai wajah dari Lionel Messi. Namun, hal tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai pelanggaran berat.
BACA JUGA: Kocak! Luke Shaw Kejatuhan Kotoran Burung saat Makan Malam, Jack Grealish Ketawa Ngakak
Alasan pertama adalah, sentuhan tangan Szszesny terjadi seusai Messi menanduk bola dan melambung dari gawang Polandia. Dengan demikian, maka potensi terjadinya gol sudah tak mungkin lagi terjadi.
Alasan kedua adalah, dengan kekuatan "tamparan" tangan Szszesny yang seperti itu, akan sangat mustahil bisa membuat seorang pemain berguling-guling hebat jika bukan sedang mendramatisir keadaan. Terlebih lagi tangan Szszesny sedang dalam kondisi tak bertenaga penuh karena hasil dari sisa-sisa halauan yang dia lakukan.
Dengan dua alasan tersebut, maka sangat wajar jika perilaku yang ditunjukkan oleh Messi dianggap sebagai sebuah hal yang menodai kemenangan bagi Argentina.
Bahkan, tak jarang pula yang menyatakan bahwa gagalnya Lionel Messi mengeksekusi penalti ke gawang Polandia adalah sebuah hal yang pantas, mengingat mereka mendapatkannya dengan cara yang penuh dengan drama. Bagaimana menurut teman-teman?
Baca Juga
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Artikel Terkait
-
Szczesny Kalah Taruhan 100 dengan Messi karena Penalti
-
Meski Menang Atas Prancis, Tunisia Gagal Lolos Babak 16 Besar
-
Wojciech Szczesny Bangga Gagalkan Penalti Messi: Ini Pencapaian Spesial Seorang Kiper di Piala Dunia 2022
-
Pemain Persib Abdul Aziz Jagokan Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022
-
Argentina dan Polandia Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Hobi
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Jepang vs Swedia: Duel Penentu Grup F, Samurai Biru Bidik Puncak Klasemen
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
Terkini
-
Kirim Truk Kopi, Nam Ji Hyun Beri Dukungan Manis untuk Jang Nara dan PO
-
Ketika Wapres Gibran Bicara AI: Apa yang Sebenarnya Dibutuhkan Rakyat?
-
Shaun the Sheep Kembali di Film Baru, Hadapi Monster Misterius di Halloween
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa