Juara bertahan Prancis akan kembali turun gelanggang pada Minggu (4/12/2022). Berdasarkan jadwal yang dilansir oleh Fifa.com, Kylian Mbappe dan kolega akan bertemu dengan Polandia pada babak 16 besar gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Banyak di antara para pecinta sepak bola dunia yang mengunggulkan Prancis untuk memenangi duel sesama negara Eropa ini, namun, tak sedikit pula yang beranggapan bahwa Polandia berpotensi untuk membuat kejutan dan memenangi clash of Europe antara keduanya.
Sebelum menyaksikan laga kedua negara yang akan dimainkan mulai pukul 22.00 WIB, kita simak dulu yuk, data, fakta dan catatan kedua negara sebelum pertandingan. Ada fakta apa saja ya?
1. Polandia Unggul Rekor Pertemuan di Ajang Piala Dunia.
Fakta dan data pertama mengenai pertemuak kedua kesebelasan ternyata sedikit membuat syok. Kedua kesebelasan yang merupakan tim langganan untuk tampil di putaran final Piala Dunia, ternyata baru bertemu sebanyak satu kali. Dalam catatan FIFA, Prancis dan Polandia baru bertemu di babak play-off perebutan posisi ketiga di gelaran Piala Dunia Spanyol tahun 1982. Pada satu-satunya pertemuan tersebut, Polandia berhasil mengungguli Prancis dengan skor 3-2, dan membuat mereka unggul rekor pertemuan di ajang Piala Dunia.
Baca juga: Mulai Masuki Babak Gugur, Ini 5 Fakta Unik Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
2. Rekor Pertemuan Keseluruhan.
Berbeda halnya dengan ajang Piala Dunia, catatan keseluruhan pertemuan kedua kesebelasan justru berpihak pada Prancis. Sportsmole.co.uk merilis bahwa antara Prancis dan Polandia telah bertemu sebanyak 16 kali dengan keunggulan Prancis yang menuai 8 kali kemenangan. Sementara itu, secara keseluruhan Polandia baru memenangi 3 kali laga melawan Prancis, sementara 5 sisanya berakhir dengan skor imbang.
3. Polandia Tak Pernah Menang dari Prancis Selama 32 Tahun.
Didasarkan data yang dirilis oleh laman 11v11, Polandia ternyata tak pernah menang dari Prancis selama 32 tahun terakhir. Dari sumber yang sama, terakhir kali Polandia memenangi laga melawan Prancis adalah pada pertandingan persahabatan yang digelar pada 31 Agustus 1982. Pada pertemuan tersebut, Polandia unggul dari Prancis dengan skor 4-0. Setelah laga tersebut, kedua negara tercatat kembali bertemu dalam tujuh kali kesempatan dan Prancis unggul dengan 3 kemenangan, serta 4 hasil imbang.
Baca juga: 16 Daftar Tim yang Lolos ke Babak Selanjutnya di Piala Dunia Qatar 2022
4. Polandia Unggul di Sektor Pertahanan.
Berdasarkan statistik di laman fifa.com, hingga babak 16 besar ini Polandia masih memiliki keunggulan di sektor belakang. Dari tiga laga yang telah dijalani, Polandia baru kebobolan 2 gol. Hal ini tak lepas dari kegemilangan yang ditunjukkan oleh penjaga gawang Wojciech Szczsny selama fase penyisihan grup. Dalam catatan FIFA, Szczsny sejauh ini telah menggagalkan dua tendangan penalti dalam open-play. Salem Al Dawsari dan Lionel Messi telah merasakan kokohnya penjaga gawang yang satu ini. Dengan catatan tersebut, Szczesny kini sejajar dengan Jan Tomaszewski, Brad Friedel dan Iker Casillas. Sementara Prancis, dari tiga laga yang telah dijalani, tercatat telah kebobolan 3 kali.
5. Pertarungan Dua Striker Berkelas.
Baik Polandia maupun Prancis saat ini memiliki striker berkelas dunia. Di kubu Polandia, kita tentu sudah familiar dengan Robert Lewandowski yang pada laga melawan Arab Saudi di matchday kedua lalu berhasil menciptakan gol pertamanya di ajang Piala Dunia. Namun jangan salah, di Prancis saat ini juga bercokol seorang Kylian Mbappe. Dengan koleksi 3 gol, Mbappe saat ini tercatat sebagai pemain sepak bola kedua yang berhasil mencetak 7 gol di ajang Piala Dunia, setelah era Pele. Sekadar informasi, pada Piala Dunia 2018 lalu di Rusia, Mbappe sukses mencetak 4 gol.
Itulah data, fakta dan catatan jelang pertandingan antara Prancis dan Polandia. Mau mendukung yang mana nih?
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026
-
Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Jadi Ahli Bedah Toraks: Pesona Lee Jong-suk di Doctor Stranger
-
Manga Princess Knight Dapat Adaptasi Anime Baru Setelah 27 Tahun di Netflix
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket