Induk sepak bola Indonesia, melalui ketua umum Erick Thohir telah merilis secara resmi harga tiket pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia melawan Argentina di FIFA Match Day bulan Juni mendatang. Disadur dari laman suara.com, terdapat empat kategori harga tiket untuk pertandingan tersebut.
Harga tiket termurah, yakni Kategori III dibanderol dengan nominal 600 ribu rupiah, kemudian Kategori II di harga 1.200.000 rupiah, kategori I di harga 2.500.000 rupiah, dan harga tertinggi untuk VIP di kisaran harga 4.250.000.
Bagi sebagian para pencinta sepak bola nasional, harga tiket ini tentu saja jauh dari kata murah. Terlebih lagi, jika dibandingkan dengan harga tiket pertandingan uji coba reguler yang kerap dilakoni oleh Timnas Indonesia di FIFA match day setiap tahunnya.
Namun, tentu saja membandingkan tiket laga kontra Argentina dengan pertandingan lainnya yang dijalani oleh Timnas Indonesia terlalu sempit nalar. Pasalnya, kita tahu Argentina adalah tim yang memiliki kualitas top dunia dan berlabel sebagai juara dunia edisi terakhir. Jadi, membanderol tiket dengan harga yang lebih tinggi tentu menjadi sebuah hal yang lumrah dan wajar.
Terlebih lagi jika kita menilik harga tiket yang ditawarkan oleh China untuk laga uji coba antara Timnas Australia melawan Argentina. Sekadar informasi, laga antara Australia melawan Argentina sendiri memang akan diadakan di China, tepatnya di Beijing Worker's Sport Complex Stadium, sehingga tiket dan penyelenggaraan di-handle oleh pihak promotor di China.
Disadur dari laman thebeijinger.com, harga tiket pertarungan antara Australia melawan Argentina dibanderol dengan harga terendah yang mencapai lebih dari dua kali lipat dari harga terendah yang ditawarkan oleh PSSI.
Seperti contoh, tiket terendah yang ditawarkan oleh pihak promotor untuk suporter ada di angka 1,4 juta rupiah, sementara yang tertinggi berada di kisaran harga 18,8 juta rupiah. Tak hanya itu, pihak promotor pertandingan antara Australia vs Argentina juga menyediakan tiket khusus untuk meet and greet bareng Messi, dengan harga yang ditawarkan adalah 105 juta rupiah.
Lantas, masih merasa mahal dengan harga tiket yang dirilis oleh PSSI? Ataukah kita justru harus bersyukur dengan harga tiket yang ditetapkan? Silakan berpendapat!
Harga Tiket Laga Australia vs Argentina.
Harga I: 1,4 juta rupiah
Harga II: 3,9 juta rupiah
Harga III: 5,9 juta rupiah
Harga IV: 6 juta rupiah
Harga V: 6,7 juta rupiah
Harga VI: 10,3 juta rupiah
Harga VII: 14,5 juta rupiah
Harga VIII: 18,8 juta rupiah
Harga Khusus Meet and Greet Bersama Messi: 105 juta rupiah.
Baca Juga
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia akan Tour ke Berbagai Kota untuk Gelar FIFA Matchday
-
Gara-Gara Marselino Ferdinan? Gadis Cantik Kamboja Suka Lagu Jawa hingga Sebut 'Gak Bahaya Ta'
-
Timnas Indonesia Terancam Tanpa Sandy Walsh dan Elkan Baggot di Awal TC FIFA Matchday, Simak Alasannya
-
Deal! PSIS Semarang Resmikan Paulo Gali Freitas, Segini Durasi Kontraknya
-
Shin Tae-yong Dipuji PSSI-nya Argentina, Erick Thohir Jadi Kunci Utama Kedatangan Lionel Messi CS
Hobi
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Rangkuman Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Kembali Berkuasa!
-
Dari Le Mans ke Catalunya, Siapkah Jorge Martin Lanjutkan Tren Kemenangan?
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
Terkini
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya