Lionel Messi berhasil membuat para penggemarnya terkecoh oleh isu kedatangannya ke Barcelona, Al-Hilal dan Manchester City. Kini Lionel Messi resmi bergabung dengan Inter Miami dan menolak klub Eropa bahkan tawaran menggiurkan dari Al-Hilal hingga 400 Juta Euro dua kali lebih besar dari Ronaldo di Al-Nassr.
Namun apa yang membuat Lionel Messi mau menandatangi kontrak dengan Inter Miami klub milik David Beckham tersebut. Setidaknya ada 3 poin penting yang membuat Lionel Messi memutuskan untuk bergabung dengan Inter Miami.
Dikutip dari ESPN FC melalui akun twitternya @ESPNFC (08/06/23) Lionel Messi mendapatkan sejumlah keuntungan selain gaji yang ia dapatkan dari klub.
1. Lionel Messi dijanjikan untuk menjadi rekrutan terbesar dalam 27 tahun sejarah MLS.
2. Kontrak Lionel Messi juga mencakup opsi kepemilikan sebagian dari Inter Miami.
3. Mendapatkan bagi hasil dari pemotongan pendapatan pelanggan baru dari layanan streaming MLS Season Pass Apple TV.
Hal inilah yang membuat Lionel Messi memilih Inter Miami untuk melanjutkan karir sepak bolanya. Selain itu, dalam wawancaranya bersama Inter Miami Lionel Messi mengungkapkan lelah dengan sorotan media kepada dirinya sehingga ia ingin menikmati sepak bola dan keluarganya dengan tenang.
Sebelumnya, Lionel Messi setelah resmi hengkang dari PSG kerap kali dirumorkan akan segera mengikuti jejak Cristiano Ronaldo ke Liga Arab Saudi pasalnya sudah mendapatkan tawaran dua kali lipat dari gaji Ronaldo.
Al-Hilal tak tanggung-tanggung menyodorkan nilai kontrak tinggi kepada Lionel Messi sebesar 400 Juta Euro atau sekitar Rp6,5 triliun per tahun namun tawaran tersebut ditolak.
Kini Al-Hilal maupun Barcelona sudah tidak bisa apa-apa terkait keputusan Messi yang lebih memilih bergabung dengan Inter Miami untuk masa depannya dan akan berlaga di Liga MLS musim depan dengan harapan Messi bisa memperbaiki peringkat Inter Miami usai finis ke-15 di juru kunci.
Dan itulah 3 alasan yang membuat Lionel Messi memutuskan untuk menolak sejumlah tawaran dari klub Eropa karena ingin membela Barcelona namun nyatanya tidak bisa sehingga memilih ke Inter Miami karena tiga alasan yang disebutkan di atas.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bek Timnas Indonesia Bocorkan Taktik STY Tiru Gaya Bermain Manchester City
-
Comeback Duet Ivar Jenner dan Marselino Ferdinand, Tatap Laga dengan Percaya Diri
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah FIFA U-17
-
Ingin Saingi J-League dan Bundesliga, Erick Thohir Siapkan 3 Langkah Ini
-
Erick Thohir Perhatikan Kesejahteraan Wasit agar Tak Tergoda Mafia Bola
Artikel Terkait
-
Trump Bujuk Vietnam, India, Israel Soal Tarif Impor, Cari Jalan Tengah?
-
Indonesia di Tengah 'Perang Tarif' Trump, Legislator PKS: RI Harus Jalankan Diplomasi Dagang Cerdas
-
Pengangguran di Amerika Serikat Meningkat Usai Trump Naikkan Tarif Impor
-
Industri Padat Karya RI Terancam Gulung Tikar Usai Kebijakan Tarif Impor 32 Persen Presiden Trump
-
Perang Tarif AS Dimulai, Indonesia Terancam Jadi Tempat Sampah Produk Impor?
Hobi
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
Terkini
-
4 Drama dan Film China Garapan Sutradara Guo Jingming, Semuanya Booming!
-
Sentilan Luhut dan Demokrasi Sopan Santun: Ketika Kritik Dianggap Ancaman
-
Bisnis Musiman Pasca-Lebaran: Peluang yang Masih Bisa Digali
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan