Pada lanjutan laga sepak bola Asian Games ke-19 di Hangzhou, Cina, Indonesia berhasil menang atas Kyrgyzstan di laga grup F kemarin.
Laga yang digelar pada Selasa (19/9/2023) di Stadion Zhejiang University East, Zhejiang tersebut menjadi kemenangan perdana bagi skuad timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games 2022 kali ini.
Indonesia yang memerlukan hasil kemenangan tampil menyerang sejak babak pertama dimulai. Poros serangan timnas Indonesia yang kali ini memasang duet Egy Maulana Vikri dan Ramai Rumakiek di lini depan mencoba untuk membongkar lini pertahanan dari Kyrgyzstan.
Syahrian Abimanyu yang diplot sebagai gelandang pengatur serangan juga beberapa kali mengancam lini pertahanan Kyrgyzstan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 0-0 tetap bertahan sama kuat.
Di babak kedua, timnas Indonesia masih mencoba membongkar rapatnya lini belakang Kyrgyzstan yang dikomandoi oleh Elaman Akylbekov dan Baiaman Kumaarbai Uluu.
Gol yang ditunggu-tunggu skuad garuda akhirnya tercipta di menit ke-57 usai winger muda yang kali ini dipasang menjadi striker, Ramai Rumakiek sukses menjebol gawang Kyrgyzstan dan membuat skor menjadi 1-0.
Terkejut dengan gol tersebut, Kyrgyzstan mulai tampil menyerang dan beberapa kali mengancam gawang Indonesia yang dijaga oleh Ernando Ari Sutaryadi.
Namun, justru timnas Indonesia yang berhasil menambah keunggulan di akhir-akhir laga. Hugo Samir yang masuk pada akhir babak kedua sukses memanfaatkan salah koordinasi lini belakang Kyrgyzstan dan membuat skor menjadi 2-0 di menit ke-90+2.
Skor tersebut bertahan hingga laga usai dan sukses membuat timnas Indonesia memuncaki sementara grup F dengan 3 poin.
Meskipun Menang, Indonesia Perlu Benahi Koordinasi Antar Pemain
Meskipun timnas Indonesia sukses mengalahkan Kyrgyzstan dengan skor 2-0, akan tetapi masih ada pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki oleh skuad asuhan pelatih Indra Safrie.
Timnas Indonesia di babak pertama kesusahan untuk membongkar lini pertahanan Kyrgyzstan yang bermain cukup disiplin. Selain itu, timnas Indonesia juga beberapa kali masih melakukan salah umpan di momen-momen penting.
Dilansir dari laman resmi PSSI, ketua umum PSSI, Erick Thohir meminta seluruh punggawa timnas Indonesia U-24 yang bermain di ajang Asian Games ke-19 kali ini dapat bermain fokus dan menunjukkan performa terbaiknya.
“Kita mesti tetap fokus hingga laga terakhir. Mari kita rebut tiket 16 besar,” ujar Erick Thohir seperti yang dikutip dari laman resmi PSSI.
Selanjutnya, timnas Indonesia akan menghadapi Chinese Taipei di laga kedua grup F yang direncanakan digelar pada Kamis (21/9/2023) nanti. Tentunya skuad garuda wajib meraih kemenangan di laga tersebut apabila ini memastikan diri lolos ke fase knockout ajang Asian Games cabor sepak bola kali ini.
Baca Juga
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
Artikel Terkait
-
Gema Takbir Iringi Kemenangan Timnas Indonesia U-17: Garuda Muda Tekuk Korea 1-0
-
Hasil Babak I Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Mierza Firjatullah Nyaris Cetak Gol
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Susunan Pemain Korsel vs Timnas Indonesia U-17
-
Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?