Pada lanjutan laga grup G ajang AFC Cup 2023/2024, salah satu wakil Indonesia, yakni Bali United harus mengakui keunggulan tamunya, Central Coast Mariners dengan skor tipis 1-2. Laga yang digelar pada Rabu (08/11/2023) kemarin di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar tersebut menjadi kekalahan kandang perdana skuad berjuluk “Serdadu Tridatu” di ajang AFC Cup 2023/2024.
Sejak babak pertama dimulai, Bali United yang mengusung target wajib menang langsung menyerang lini pertahanan Central Coast Mariners. Namun, justru tim tamu yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu. Pemain Central Coast Mariners, Alou Kuol sukses lepas dari pengawasan lini belakang Bali United dan menjebol gawang Addilson Maringa dan membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim asal Australia tersebut.
Tertinggal 1 gol membuat lini depan Bali United kian menggencarkan lini serangan. Beberapa peluang dari Eber Bessa dan Jefferson Asssis masih mampu dihalau lini belakang Central Coast Mariners. Winger lincah, Yabes Roni juga sempat beberapa kali mengancam lini pertahanan tim tamu, namun peluangnya juga berhasil dimentahkan. Selang beberapa lama dari gol tim tamu, Jefferson Assis sukses menjebol gawang Central Coast Mariners di menit ke-18 dan membuat skor menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Bali United kembali berinisatif mengambil jalannya pertandingan. Target kemenangan yang dibebankan kepada anak asuh Stefano Cugurra membuat tim asal pulau Dewata tersebut beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu. Namun, justru Central Coast Mariners yang sukses menambah gol di menit ke-65. Eksesuki pinalti Marco Tulio gagal dibendung oleh Addilson Maringa dan membuat skor menjadi 1-2 untuk keunggulan tim tamu. Hingga laga usai, skor tersebut tetap bertahan.
Kekalahan di Kandang Sendiri Membuat Bali United Wajib Sapu Bersih Laga Sisa
Kekalahan mengejutkan 1-2 dari Central Coast Mariners membuat Bali United kini berada di peringkat ke-3 grup G dengan total poin 4. Melansir dari laman resmi klub Bali United (baliutd.com), Hal ini tentunya kurang begitu menguntungkan bagi skuad asuhan pelatih Stefano Cugurra dan hanya memiliki peluang yang cukup tipis untuk lolos ke babak 16 besar. Di laga selanjutnya, Bali United wajib menyapu semua kemenangan saat bertemu Stallion Laguna dan Trengganu FC apabila masih ingin lolos dari fase grup AFC Cup musim ini.
“Ini pertandingan yang berat dan baik bagi lawan karena mereka punya peluang di laga ini. Mereka tim yang bagus dan punya kualitas. Kami punya hilang konsentrasi pada gol pertama dari mereka, tetapi kami mampu membalas melalui counter attack Jefferson yang sangat berkualitas.
Memasuki babak kedua, kami mencoba membuka permainan, tetapi pemain saya berbicara di ruang ganti kalau gol kedua mereka melalui penalti bukanlah sebuah penalti. Kembali lagi, faktor keberuntungan tidak memihak kami dan harus kami terima karena harusnya kami bisa menang atau imbang di pertandingan ini,” ujar Stefano Cugurra seperti yang dikutip dari laman resmi klub Bali United (baliutd.com).
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Hasil Piala AFC: Dibungkam Central Coast Mariners, Peluang Bali United ke Fase Gugur Makin Tipis
-
Link Live Streaming Bali United vs Central Coast Mariners di Piala AFC
-
Radja Nainggolan Kabarnya Jadi Rebutan 4 Klub Liga 1, bakal Akhiri Karier di Tanah Leluhur?
-
3 Pemain Paling Impresif di Putaran Pertama BRI Liga 1, No.2 Tak Disukai Shin Tae-yong
-
Tinggalkan PSIS Semarang, Luthfi Kamal Berlabuh ke Bali United
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3
-
Sinopsis Film Backrooms: Teror Ruangan Kosong yang Penuh Gore dan Misteri
-
Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan