Laman resmi AFC pada Rabu (10/1/2024) membahas 5 laga terbaik di fase grup Piala Asia 2023. Mereka menempatkan laga Indonesia vs Vietnam sebagai laga terbaik yang akan tersaji.
AFC menyejajarkan laga ini selevel dengan empat laga yang melibatkan negara-negara Teluk. Pemilihan ini tentu saja bukannya tanpa alasan. AFC pasti telah melihat sejauh mana rivalitas antar 2 negara ini.
Salah satu alasan yang diangkat oleh AFC adalah pertemuan keduanya merupakan pertemuan bersejarah. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa selama 52 tahun, baru kali ini 2 negara Asia Tenggara saling berhadapan di fase grup.
Hal ini menjadi menarik, sebab dari 4 wakil Asia Tenggara, hanya Vietnam yang menempati pot ke-3. Posisi ini diraih berkat peringkat FIFA yang dimiliki Vietnam. Sedangkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand berada di pot 4.
Dengan berada di pot 4, maka ketiga negara tersebut berpeluang untuk bertemu Vietnam dalam satu grup. Ternyata timnas Indonesia yang harus berhadapan dengan Vietnam.
Alasan kedua yang menjanjikan laga ini menjadi laga the best, apalagi kalau bukan rivalitas antar keduanya. Indonesia dan Vietnam adalah musuh bebuyutan. Keduanya sudah sangat sering bertemu di kawasan Asia Tenggara.
Pertemuan tersebut terjadi hampir di semua level umur. Secara kebetulan, Vietnam lebih banyak memetik kemenangan. Namun di sisi lain, Vietnam tetap menghadapi kesulitan saat harus menghadapi Indonesia.
Catatan terakhir, Vietnam memenangkan trofi AFF 2022 dengan kemenangan 2-0. Di bagian lain, Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam dalam semifinal Sea Games ke-32. Dan di ajang ini Indonesia tampil sebagai juara dengan mengalahkan Thailand.
Catatan ke depan, dalam 3 bulan ini Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam dalam 3 pertandingan. Mulai dari fase grup Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Maret 2024.
Dari catatan di atas, layak jika AFC mengangkat laga ini akan menjadi laga terbaik. Karena pasti persaingan keduanya akan sangat sengit untuk lolos dari fase grup. Vietnam dengan persiapan yang kurang matang, pasti tidak mau mengalah dalam upaya lepas dari fase grup.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
-
Indonesia Tak Diunggulkan di Piala Asia, Ini Komentar Hokky Caraka
-
Lewat Menperin, Indonesia Undang Vietnam Kolaborasi EV
-
Jangan Berekspektasi Tinggi Dulu, Lolos Piala Asia 2023 Saja Sudah Prestasi Besar bagi Timnas Indonesia
-
Rangkum Ratusan Tren hingga Sosok Viral, Ibnu Wardani Blak-blakan Soal TikTok Replay Indonesia 2023
-
Media Vietnam Mulai Mengkhawatirkan Perilaku Kasar para Pemainnya
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual