Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana Piala Asia di grup D kontra Irak pada Senin (15/01/2024) nanti.
Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), laga pembuka bagi kedua kesebelasan di fase grup D tersebut akan digelar di Ahmed bin Ali, Al-Rayyan, Qatar.
Laga ini akan menjadi pertandingan yang cukup krusial bagi kedua tim yang akan menentukan langkah keduanya di Piala Asia kali ini.
Di laga perdana grup D kemarin, timnas Jepang sukses menaklukkan Vietnam dengan skor 4-2. Hasil tersebut membuat tim berjuluk “The Samurai’s Blue” menduduki posisi puncak klasemen sementara grup D dengan 3 poin.
Tentunya baik Indonesia maupun Irak akan berusaha merebut posisi runner-up guna menjaga asah lolos ke babak 16 besar.
Shin Tae-yong Akui Indonesia Kalah Kelas Dibandingkan Irak
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku timnas Indonesia secara kertas memang kalah kelas dibandingkan dengan Irak.
Mantan juara Piala Asia edisi 2007 tersebut memang menjadi salah satu tim kuat dan unggulan guna merengkuh gelar Piala Asia kali ini. Namun, pelatih berusia 53 tahun tersebut tetap yakin anak asuhnya memiliki potensi mampu mengimbangi Irak di laga nanti.
“Timnas Indonesia sudah siap menghadapi Irak besok. Saya setuju bahwa ada selisih ranking yang sangat besar antara Irak dan Indonesia. Tentu saja, kemampuan kami juga berbeda (dengan Irak), semua orang tahu itu dan saya harus mengakuinya,” buka Shin Tae-yong.
“Kami akan menunjukan performa yang lebih baik. Saya tidak bisa berbicara hasil akhir nanti, tapi kalian bisa berharap lebih dibandingkan pertemuan pertama (lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia). Tim kita masih sangat muda. Kami adalah tim (dengan rata-rata usia) termuda di grup kami dan relatif lebih lemah. Namun, tetap saya bisa katakan bahwa tim kami punya potensial dan kami sedang mencoba membangun, bukan hanya performa, tetapi juga kepercayaan diri,” imbuhnya.
Dalam pertemuan terakhir di bulan November 2023 kemarin, Irak mampu menekuk skuad garuda dengan skor telak 5-1 di Basra International Stadium, Irak dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2.
Hasil buruk di tahun lalu tersebut diharapkan tidak terlalu dipikirkan oleh Asnawi Mangkualam, dkk serta fokus terhadap pertemuan selanjutnya kedua tim di Piala Asia kali ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
Artikel Terkait
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Hunter x Hunter Tembus 100 Juta Kopi Jelang Rilis Volume 39 pada 3 Juli
-
Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?