Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri baru-baru ini membeberkan lima aspek penting yang harus dimiliki oleh para pesepak bola usia muda di Indonesia.
Salah satu pelatih tersukses yang dimiliki oleh Indonesia tersebut menyatakan, setidaknya ada lima hal yang harus dimiliki oleh para pemain muda di Indonesia agar level permainan mereka lebih tinggi daripada rata-rata para pemain di Indonesia saat ini.
Menyadur unggahan akun TikTok vivagoalindonedia pada Selasa (27/2/2024), pemain asal Sumatera Barat tersebut menilai para pemain muda di Indonesia harus memiliki lima aspek tersebut jika ingin sukses dan terus bersaing mengarungi kerasnya kompetisi sepak bola di negeri ini.
Uniknya, dalam penjabaran lima hal tersebut, pelatih yang sukses mempersembahkan medali emas Sea Games tahun 2023 lalu tersebut menyebutkan beragam aspek, bukan hanya skill dan fisik saja, namun menyeluruh.
"Tetapi, perlukah peningkatan kualitas pemain, kualitas skill, kualitas taktikal, kualitas fisik, kualitas mental anak Indonesia?" tanya coach Indra dengan nada retoris.
"Saya setuju, saya mau. Saya setuju sekali kalau itu harus diperbaiki," jawab pria yang mengantarkan Indonesia juara Piala AFF U-19 di edisi 2013 tersebut menjawab pertanyaan retorisnya.
Melalui ungkapannya tersebut, terlihat jika untuk menjadi seorang pemain yang berkelas di persepakbolaan negeri ini, setidaknya harus memiliki lima aspek yang saling berkaitan, yakni kualitas permainan seorang pemain, skill, taktikal, fisik, dan mental.
Mungkin secara permainan dan skill, para pemain muda di Indonesia sudah memiliki modal yang cukup baik. Dari Sabang sampai Merauke, bakat-bakat emas di dunia persepakbolaan negeri ini selalu bermunculan dan seolah tak pernah berhenti untuk bertumbuh.
Namun sayangnya, di tiga item terakhir, yakni taktikal, fisik dan mental, kerap kali menjadi permasalahan tersendiri bagi para pemain di Indonesia.
Acap kali para pemain Indonesia masih lemah dalam mengimplementasikan taktikal yang diinginkan oleh sang pelatih, pun demikian dengan fisik dan mental yang juga menjadi momok bagi para pemain Indonesia, meskipun telah berlabel Timnas sekalipun.
Bahkan, melansir laman suara.com (22/2/2023) masalah fisik dan mental pemain ini juga menjadi fokus utama yang harus dibenahi oleh STY ketika ditunjuk untuk menangani Timnas Indonesia pada akhir tahun 2019 lalu.
Semoga para pemain muda di Indonesia mendengar apa yang telah disampaikan oleh coach Indra kali ini ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Inggris vs Norwegia: Tuah Dukun Afrika Melawan Pasukan Viking yang Tersisa
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
Artikel Terkait
-
Deretan Klub Liga 1 yang Kompak Ogah Lepas Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala Asia U-23 2024
-
Ketum PSSI, Erick Thohir Terima Kunjungan Delegasi dari FIFA di Jakarta
-
Sempat Diincar Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Ribut di Liga Turki
-
Berikut Ini Langkah Strategis BPJS Kesehatan Menuju Indonesia Maju 2045
-
Kekhawatiran Vietnam, Cedera Ancam 3 Pemain Kunci Jelang Lawan Timnas Indonesia
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tantang Prancis, Spanyol Mulai Tebar Ancaman
-
Dwigol Bellingham dan Mental Juara Inggris yang Kian Matang ke Semifinal
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Argentina vs Swiss: Adu Kecerdasan Taktik Demi Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Buktikan Tim Kelas Juara dan Siap Lawan Prancis
Terkini
-
Drama Study Group, Ketika Hierarki Sekolah Ditentukan oleh Kekuatan Fisik
-
Benarkah Gen Z Memang Generasi yang Gampang Bosan?
-
Ada 402 Rumah Sakit Angker Korea, Intip 5 Film Terbaru di Bioskop Pekan Ini
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
Pelajaran PPKn vs Realita Politik: Mengapa Kita Merasa Ada yang Salah?