Kepindahan salah satu pilar di lini belakang timnas Indonesia, yakni Justin Hubner di klub liga Jepang, yakni Cerezo Osaka memag cukup menarik untuk diikuti. Melansir dari akun Instagram resmi klub Cerezo Osaka, @cerezo_osaka, klub yang berdomisili di kota Osaka tersebut mengumumkan bahwa akan memakai jasa dari pemain keturunan Belanda tersebut selama 1 musim dengan status pinjaman (loan).
Keputusan mengejutkan bek yang juga pernah membela timnas Belanda U-20 ini memang cukup menjadi pro dan kontra bagi beberapa kalangan. Pasalnya, dirinya dianggap baru saja menapaki level baru dalam karir sepakbola profesionalnya usai dipromosikan oleh klubnya, yakni Wolverhampton Wanderers ke tim senior. Namun, dirinya juga belum menjalani debut bersama tim senior karena masih dianggap kalah saing dengan bek-bek lainnya.
Oleh karena itu, dengan dipinjamkannya Justin Hubner ke klub Cerezo Osaka, diharapkan dirinya akan mendapatkan menit bermain lebih dengan tim senior. Sebelumnya, Justin Hubner memang hanya menjadi pemain inti di klub Wolverhampton Wanderers U-21 dan juga dirinya mengembang ban kapten tim U-21.
Justin Hubner Berpeluang Menjadi Pemain Indonesia Pertama yang Bermain di J1 League
Kepindahan Justin Hubner ke Cerezo Osaka membuat dirinya menjadi pemain Indonesia ke-5 yang berkarir di klub liga Jepang. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, sebelumnya ada 4 pemain Indonesia yang tercatat pernah membela klub-klub liga Jepang. Ada nama mendiang Ricky Yacobi yang pernah berseragam FC Matshushita, lalu ada Irfan Bachdim yang pernah membela Ventrofer Kofu dan Consadole Sapporo, kemudian ada nama Stefano Lilipaly yang juga pernah berseragam Consadole Sapporo dan tentunya Pratama Arhan yang pernah berkarir di Tokyo Verdy.
Namun, dari keempat nama tersebut, belum ada pemain yang melakoni debut bersama tim-tim di kasta tertinggi sepakbola Jepang atau J1 League sejauh ini. Irfan Bachdim memang tercatat pernah menjadi pemain Ventrofet Kofu di tahun 2014 yabg berkompetisi di J1 League. Akan tetapi, pemain blasteran Belanda-Indonesia tersebut tidak pernah bermain di laga resmi dan harus hengkang ke klub J2 League, yakni Consadole Sapporo di musim selanjutnya.
Lantas, apakah Justin Hubner akan melakoni laga debutnya di J1 League dan mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang debut di kasta tertinggi liga sepakbola Jepang? Tentunya peluang itu cukup terbuka lebar mengingat dirinya memang diketahui diminati oleh Cerezo Osaka yang tengah krisis bek tengah. Hal ini dikarenakan 2 pemain berposisi bek tengah di klub tersebut, yakni Ryosuke Shindo dan Tatsuya Yamashita tengah mengalami cedera.
Peluang ini tentunya harus bisa dimanfaatkan oleh Justin Hubner untuk mematenkan posisi di skuad utama dan menambah jam terbangnya bersama tim senior klub.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Belum Diketahui Kejelasan Sumpah WNI, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Justru Dikabarkan Pulang Belanda
-
Gabung Cerezo Osaka, Justin Hubner Diharap Patahkan Kutukan Pemain Indonesia di Liga Jepang
-
Jay Idzez Girang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia Hadapi Vietnam
-
Bukannya Rugi, Justin Hubner Justru Dapatkan 3 Keuntungan Pasca Gabung Cerezo Osaka
-
3 Pemain Tertua Timnas Indonesia untuk Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong