Sukses timnas Indonesia dalam 2 ajang bergengsi di Asia ternyata mendapat perhatian dari media China, 136. Sukses Indonesia menciptakan hattrick dengan mengalahkan Vietnam, raja Asia Tenggara saat ini menjadi ukurannya. Dalam ajang Piala Asia 2023, kemenangan Indonesia atas Vietnam berujung dengan tersingkirnya sang Raja Asia Tenggara.
Demikian pula dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia putaran kedua. Timnas Indonesia sukses mengalahkan Vietnam 2 kali. Dalam laga di Gelora Bung Karno Indonesia hanya mampu melesakkan 1 gol. Namun saat tandang ke My Dinh Stadium justru Indonesia mampu melesakkan 3 gol tanpa balas.
“Dalam kesan lama semua orang, tim Indonesia bukanlah tim kuat di Asia, namun pada kualifikasi Piala Dunia 2026, mereka dengan mudah mengalahkan Vietnam, menempatkan satu kaki di babak kualifikasi ketiga,” tulis 136 seperti dikutip soha.vn pada Kamis (4/4/2024).
Tiga kemenangan beruntun inilah yang membuat media China takjub. Pasalnya bukan hal yang mudah untuk mengalahkan timnas Vietnam selama ini, namun nyatanya kini mereka tidak berdaya di hadapan Indonesia.
“Kuncinya terletak pada strategi naturalisasi Indonesia. Inilah cara berubah dari tim peringkat bawah menjadi tim peringkat kedua di Asia,” lanjut 136.
Keberadaan para pemain naturalisasi yang dipadu dengan pemain lokal tampaknya menjadi ramuan mujarab Indonesia mampu berubah begitu drastic. Hal ini yang disoroti oleh media China. Suka atau tidak kini Indonesia berada di jajaran paling depan di antara negara-negara Asia Tenggara dalam peluang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Maka sangat wajar jika Vietnam dan Thailand memandang sinis dengan pencapaian Indonesia. Tudingan penggunaan pemain naturalisasi yang berlebihan yang mereka ajukan. Namun bagaimanapun juga secara hukum langkah ini tidak dipermasalahkan.
Bahkan langkah ini pernah dilakukan Malaysia, Singapura, dan Filipina. Namun hasilnya tidak sehebat program naturalisasi yang dilakukan Indonesia.
Berbekal rangkaian sukses ini media China meramalkan bahwa Indonesialah calon Raja Asia Tenggara ke depan. Era Vietnam dan Thailand sudah berakhir. Banyaknya pemain muda di timnas Indonesia ditengarai akan membuat Indonesia mampu mempertahankamn posisi ini cukup lama.
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Mendengar Suara Korban Teror Gas Sarin Tokyo dalam Buku Underground
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik
-
4 Clay Mask Peppermint dengan Sensasi Cooling untuk Hempas Minyak Membandel
-
Earphone Kabel Kembali Digemari Anak Muda, Nostalgia atau Kesadaran?