Timnas Indonesia akan menjalani laga uji coba melawan Tanzania pada tanggal 2 Juni 2024 mendatang. Melansir laman Suara.com (29/5/2024), pertandingan melawan negara asal benua Afrika tersebut akan dimainkan di Stadion Madya, dan menjadi ajang uji coba sebelum Pasukan Garuda turun di pertandingan sesungguhnya melawan Irak dan Filipina di lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Kedua tanggal 6 dan 11 Juni mendatang.
Dalam sejarah pertemuan kedua negara, sejatinya pertarungan Indonesia dan Tanzania pada hari Minggu nanti akan menjadi pertarungan kedua bagi kedua kesebelasan. Pasalnya, jika mengacu laman 11v11.com, antara Indonesia dan Tanzania telah bersua satu kali pada 14 September 1997 lalu.
Tak Asing bagi Fakhri Husaini
Menyadur laman national-football-teams.com, pada pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Siliwangi Bandung tersebut, Pasukan Garuda sukses menekuk tim tamu dengan skor 3-1. Uniknya, pada pertandingan tersebut, salah satu gol kemenangan Timnas Indonesia diciptakan oleh Fakhru Husaini, sosok yang kini gemar memberikan kritik kepada Timnas Indonesia dan gaya kepelatihan Shin Tae-yong.
Melansir video yang diunggah oleh akun TikTok rhdsport_extra pada 17 Mei 2024, Fakhri Husaini menciptakan gol pertama Timnas Indonesia ke gawang Tanzania pada menit ke-22. Gol tersebut dilesakkan oleh pria yang kini berprofesi sebagai pelatih tersebut setelah berhasil memanfaatkan umpan sundulan Widodo Cahyono Putro yang melaju tepat ke depan gawang Tanzania.
Dengan sekali sontekan, mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 tersebut sukses menggetarkan jala gawang Tanzania, dan memacuk rekan-rekan setimnya untuk berupaya menciptakan gol-gol lainnya. Hasilnya pun terlihat di akhir laga. Timnas Indonesia pada akhirnya sukses mengamankan kemenangan dengan skor 3-1 setelah Kurniawan Dwi Yulianto sukses menambahkan dua gol bagi Indonesia pada menit ke-28 dan 83.
Jadi, jangan salah. Meskipun bagi sebagian kalangan dan pencinta sepak bola nasional merasa Tanzania merupakan lawan yang cenderung asing bagi Timnas Indonesia, sejatinya tidak demikian halnya dengan coach Fakhri. Sosok yang kerap memberikan kritik terhadap Timnas Indonesia dan kinerja STY tersebut, ternyata sudah tak asing lagi dengan Timnas Tanzania, karena 27 tahun lampau dirinya pernah berhadapan secara langsung dengan tim tersebut, bahkan menjebol gawangnya secara langsung dalam sebuah pertandingan resmi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
Artikel Terkait
-
Rival Timnas Indonesia Makin Kuat, Striker Tottenham Hotspur Nyatakan Siap Bela Thailand
-
Uji Coba Lawan Tanzania, Indonesia Wajib Menang demi Hindari Kritik Lebih Pedas
-
Pengamat Sepakbola Puji Penerapan VAR di Liga Indonesia
-
Hasil Drawing Piala AFF U-16 2024, Timnas Indonesia Gabung Grup A Bareng Filipina
-
Dicoret Belanda dari Skuad Euro 2024, Ian Maatsen Minat Gabung Timnas Indonesia?
Hobi
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
Pilih Gabung ke Liga Indonesia, Cyrus Margono Bisa Segera Debut di Timnas?
Terkini
-
Bukan karena Cegah Klitih, Warga Sleman Divonis karena Penganiayaan Bersama
-
SM Bekukan Aset EXO-CBX Senilai 2,6 Miliar Won di Tengah Sengketa Hukum
-
Makna Lagu Multo dari Cup of Joe: Kisah Kenangan yang Menghantui
-
Membaca Ulang Merahnya Merah: Saat Kehilangan Menjadi Awal Pencarian Makna
-
Review Novel Cerita Hati Maharani: Menelusuri Luka dan Kedewasaan