Pabrikan asal Jepang, Honda kabarnya telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kontrak mereka dengan salah satu pembalapnya, Joan Mir.
Beberapa waktu lalu, Joan Mir tengah dilanda kegalauan terkait dengan masa depannya di MotoGP. Kontrak pembalap Honda yang satu ini akan habis di akhir musim 2024 nanti, tapi sampai saat itu belum ada penawaran dari tim-tim lain.
Tak dapat dipungkiri bahwa performanya selama bersama Honda memang sangat berpengaruh terhadap pandangan sebuah tim terhadap dirinya, pencapaian yang tidak seberapa mungkin membuat tim lain berpikir dua kali untuk merekrut pembalap Spanyol yang satu ini.
Akibat masalah tersebut, Mir sempat mengungkapkan bahwa dia tidak tahu akan seperti apa masa depannya di MotoGP. Akan tetapi, melansir dari laman Motorsport, Honda dan Mir dikabarkan kembali mencapai kesepakatan untuk melanjutkan kerjasama mereka.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, tapi berita ini sudah tersebar dimana-mana. Tidak tanggung-tanggung, kontrak tersebut dilanjutkan hingga tahun 2026.
Sebelum bergabung dengan Honda, Mir diketahui debut di MotoGP bersama Suzuki pada tahun 2019 dan meraih gelar juara dunia di musim keduanya.
Di musim 2023, Mir memutuskan untuk pindah ke Honda, menjadi pengganti Jorge Lorenzo yang pensiun pada waktu itu. Bersama tim yang satu ini, Mir belum sekalipun naik podium atau meraih pole position.
Sejatinya dengan perpanjangan kontrak Mir dan Honda memberi dua dampak yang berbeda, dampak positifnya Mir tetap akan berkompetisi di MotoGP, setidaknya hingga dua tahun ke depan serta bisa mengembangkan motor RC213V.
Akan tetapi, hal tersebut juga punya dampak kurang baik terutama pada Joan Mir sendiri. Perlu diingat bahwa dia sudah pernah menjadi juara dunia di kelas Moto3 dan MotoGP, dari sini bisa kita lihat bahwa Mir pastinya bukan pembalap yang kaleng-kaleng.
Sangat disayangkan ketika Mir tidak bisa kompetitif karena berada di tim papan bawah dengan motor yang tidak mendukung bakatnya.
Mungkin saja dia senasib dengan Marc Marquez, seorang pembalap dengan talenta yang bagus tapi terjebak dengan motor yang tidak mumpuni.
Jika benar Mir dan Honda sudah melakukan perpanjangan kontrak, maka Mir harus kembali meneruskan perjuangannya untuk membangkitkan kembali kinerja motor dari pabrikan Jepang tersebut.
Kalau kamu jadi Mir, kira-kira kamu bakal merasa senang atau sedih ketika kembali terikat kontrak dengan Honda?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?
-
2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
Artikel Terkait
Hobi
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
Terkini
-
Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini
-
Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi
-
Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu
-
Ilusi Kekayaan Individual: Saatnya Literasi Finansial Jadi Gerakan Warga
-
Mengintip Keseruan TNT Fighter: Komunitas Stunt Fighting yang Buka Jalan ke Layar Lebar