Bek kiri timnas Indonesia, Calvin Verdonk memberikan pernyataan terkait karirnya kedepan bersama klubnya saat ini, NEC Nijmegen. Melansir dari laman berita Forza NEC (forzaNEC.nl), bek berusia 27 tahun tersebut pada akhirnya akan memutuskan untuk memperpajang kontraknya bersama klub asal kota Nijmegen tersebut selama beberapa musim kedepan.
Sebelumnya, mantan pemain timnas Belanda U-18 tersebut mengutarakan niatnya untuk pindah ke klub lain meskipun masih memiliki kontrak hingga akhir musim 2024/2025 nanti. Menurutnya, dirinya ingi merasakan atmosfir liga yang baru bersama tim baru, khususnya bersama tim dari liga luar Belanda. Namun, kini pemain berpostur 174 cm tersebut memutuskan dirinya akan bertahan bersama NEC Nijmegen.
“Saya masih di sini dan sepertinya saya akan tetap di sini. Dalam beberapa hari terakhir, saya melakukan percakapan yang baik dengan Carlos Aalbers. Saya senang saya masih bermain di sini,” ujar Calvin Verdonk.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, sejak berseragam NEC Nijmegen di tahun 2021 lalu, Calvin Verdonk memang menjadi salah satu pemain andalan dari klub tersebut hingga saat ini. Dirinya total telah mengemas 75 laga bersama NEC Nijmegen dan telah mencetak 3 gol sejauh ini.
Pilih Bertahan di NEC Nijmegen Adalah Keputusan Tepat Bagi Calvin Verdonk
Keputusan untuk tetap bertahan di NEC Nijmegen memang dianggap sebagai hal yang tepat bagi Calvin Verdonk. Pasalnya, dirinya sudah mendapatkan 1 tempat di skuad utama klub sejak beberapa tahun terakhir. Selain itu, dirinya juga sudah cukup paham dengan gaya bermain klub tersebut sehingga tak memerlukan lagi waktu untuk beradaptasi.
Hal tersebut tentunya cukup baik karena bagi seorang pesepakbola saat dirinya memutuskan pindah klub tentu akan melakukan adaptasi terlebih dahulu. Proses adaptasi tersebut bisa berlangsung cukup cepat atau cukup lama. Di sisi lain, Calvin Verdonk tentunya bisa memberikan pengalaman yang cukup baik bagi beberapa pemain timnas Indonesia lainnya, khususnya para pemain muda mengenai gaya permainan sepakbola modern yang didasarkan atas pengalamannya di Eropa.
Hal ini tentunya kembali lagi akan memberikan dampak yang cukup positif bagi timnas Indonesia kedepannya. Bersama timnas Indonesia, Calvin Verdonk baru mengemas 1 laga saat debut di bulan Juni 2024 lalu di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2 melawan Filipina.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
Artikel Terkait
-
Meski Kalahkan India, Skuad Timnas U-17 Miliki 3 Catatan Evaluasi Penting
-
CEK FAKTA: Timnas Malaysia Disanksi Oleh FIFA Karena Federasi Langgar Regulasi, Benarkah?
-
Hapus Akun Instagram, 3 Liga Ini Berpeluang Jadi Pelabuhan Baru Cyrus Margono
-
Bek Seharga Rp 3,9 Miliar Gantikan Jordi Amat dan Justin Hubner di Timnas Indonesia
-
3 Pemain Abroad Timnas Indonesia Cedera Jelang Lawan Arab Saudi, Lini Belakang Keropos
Hobi
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
Terkini
-
Wake Me Up When September Ends
-
Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory
-
Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis