Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain diaspora Indonesia yang merumput di benua Eropa, yakni Emil Audero. Melansir dari akun Instagram @arsiptimnas, pemain keturunan Indonesia-Amerika Serikat ini mengungkapkan kepada media bahwa dirinya sedang berkomunikasi dengan pihak dari PSSI terkait peluang untuk dipanggil ke pemusatan latihan timnas Indonesia kedepannya.
“Jadi, saya tahu mereka, yang bisa saya katakan adalah saya tahu mereka sedang memantau saya sekarang. Mereka menyadari keberadaan saya di Kosovo dan mereka mengikuti kiprah saya, tetapi saya tidak bisa mengatakan yang lebih dari itu. Saya hanya perlu melakukan yang selama ini saya lakukan yakni bermain, biarkan pelatih nanti yang menentukan,” ujar Cyrus Margono.
Melansir dari beberapa sumber di laman suara.com, Cyrus Margono sendiri sejatinya saat ini sudah memperoleh status WNI melalui program pengembalian kewarganegaraan yang dilakukannya pada awal tahun 2024 silam. Kala itu, dirinya memutuskan memilih warga negara Indonesia dikarenakan sempat telat melepas kewarganegaraan ganda yang wajib dilepas ketika berusia 21 tahun.
Oleh karena itu, dirinya juga sangat eligible untuk membela timnas Indonesia dan tak harus melakoni proses naturalisasi seperti para pemain keturunan lainnya. Dengan kata lain, pemain yang kini berkompetisi di liga Kosovo bersama klub KF Dukagjini ini tersedia dan siap membela timnas Indonesia kapan saja dibutuhkan selama tak mengalami cedera.
Ingin ke Timnas Indonesia, Cyrus Margono Harus Bersaing dengan Nama-nama Tenar
Meskipun berstatus sebagai pemain berkewarganegaraan Indonesia yang merumput di Eropa, hal ini tak serta merta membuat Cyrus Margono sudah pasti masuk ke dalam skuad timnas Indonesia. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, kiper yang telah memainkan 10 laga beruntun bersama klub KF Dukagjini dan sukses mencatatkan 4 laga clean-sheet di musim ini tersebut harus bersaing dengan nama-nama kiper tenar lainnya di timnas Indonesia.
Dua nama utama yang harus dilewati atau mampu menjadi pesaing bagi Cyrus Margono adalah Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi. Kedua kiper keturunan tersebut memang unggul jauh jika dibandingkan dengan Cyrus Margono. Maarten Paes sendiri kini merupakan kiper utama timnas Indonesia. Meskipun dirinya bermain di MLS atau liga Amerika Serikat bersama klub FC Dallas, akan tetapi kiper keturunan Belanda tersebut cukup berpengalaman karena lama berkarir di Belanda.
Lalu, adapula nama Emil Audero Mulyadi yang kini menjabat sebagai kiper ke-2 di timnas Indonesia. Kiper keturunan Indonesia-Italia ini kini menjadi andalan klub Serie B, yakni Palermo yang notabene memiliki kualitas liga dan kompetensi yang lebih baik dibandingkan liga Kosovo saat ini. Kedua nama kiper tersebut tentunya menjadi nama-nama kiper yang harus dilewati performanya oleh Cyrus Margono.
Belum lagi ada nama-nama pemain dari liga lokal Indonesia atau Liga 1 yang juga memiliki kualitas tak kalah baiknya meskipun hanya berpeluang sebagai kiper ke-3. Ada nama Ernando Ari Sutaryadi, Nadeo Argawinata, Syahrul Trisna, Muhammad Riyandi dan Adi Satryo yang juga masih memiliki kesempatan untuk berseragam timnas Indonesia. Kondisi ini tentunya membuat persaingan di lini kiper timnas Indonesia bisa kian ketat guna memperebutkan jatah 3 posisi di sektor penjaga gawang.
Namun, performa gemilan Cyrus Margono bersama klub KF Dukagjini di musim 2024/2025 ini memang menjadi jaminan baginya untuk tetap bisa bersaing jikalau sewaktu-waktu dipanggil untuk masuk ke dalam skuad timnas Indonesia. Belum lagi dirinya juga bermain cukup reguler bersama klubnya saat ini dan mencatatkan jam terbang yang cukup banyak.
Seperti yang telah diketahui, pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert mensyaratkan pemain timnas Indonesia harus memiliki jam terbang yang cukup bersama klubnya jika ingin dipanggil ke skuad timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Timnas U-17 Cari Pemain Keturunan Baru, Opsi Cepat Tingkatkan Performa?
-
Cyrus Margono Gabung Persija, Target Indonesia Juara AFF Cup Kian Nyata
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
Artikel Terkait
-
Terjadi Lagi! Setelah Batasi Usia, Thailand Kini Berencana Ubah Format Sepak Bola SEA Games
-
Dari Beckham Putra Hingga Asnawi Mangkualam Punya Sepatu Bola Berteknologi Tinggi
-
Bocoran Media Asing: Pemain Keturunan Indonesia Berbandrol Rp38 M Segera Jadi WNI
-
Blak-blakan! Bojan Hodak Ingin Datangkan Jordi Amat hingga Saddil Ramdani
-
Gacor Bersama Persib, Beckham Putra Kirim Kode untuk Patrick Kluivert
Hobi
-
Timnas U-17 Cari Pemain Keturunan Baru, Opsi Cepat Tingkatkan Performa?
-
Performa Timnas Indonesia U-17 Masih Jauh dari Ekspektasi, Perlu Tambahan Diaspora?
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
-
Garasi Drift Pamer Project Baru, Lamborghini Murcielago Jadi Drift Bull
-
Nova Arianto Kritik Performa Timnas Indonesia U-17 usai Dibekuk China, Tak Puas?
Terkini
-
Grindboys dan Rico Lubis : Bunyi-bunyian yang Jadi Bahasa Tongkrongan
-
Novel Logika Asa: Tak Apa untuk Mencintai Kelemahan Diri
-
Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari
-
Paradoks Negara Agraria dan Maritim: Kaya Alam, Miskin Akses, Pangan Mahal
-
Film The Strangers: Chapter 3, Sebuah Akhir Trilogi yang Mengecewakan!