Sekar Anindyah Lamase | Rana Fayola R.
Potret pemain Persija Jakarta (putih) dalam laga lanjutan BRI Liga 1. (ligaindonesiabaru.com)
Rana Fayola R.

Badai tengah menyelimuti Persija Jakarta. Tren buruk yang didapatkan pada beberapa pekan terakhir masih belum bisa diputuskan, termasuk ketika skuad Macan Kemayoran meladeni permainan Borneo FC Samarinda.

Dalam pertandingan bertajuk pekan ke-31 BRI Liga 1 2024/2025 yang berlangsung hari Minggu (4/5/2025) malam, Persija harus mengakui ketangguhan Pesut Etam gara-gara gol semata wayang M. Sihran pada menit ke-26. Stadion Segiri menyaksikan bagaimana Rizky Ridho CS harus kembali babak belur.

Sepanjang sisa waktu normal, lini belakang Persija juga terus digempur dengan serangan demi serangan dari tuan rumah. Meski dalam situasi unggul, Borneo tak mau menurunkan tensi permainan.

Persija Jakarta yang baru saja berpisah dari Carlos Pena didampingi oleh pelatih interim, Ricky Nelson. Ia menilai kekalahan tersebut tak lepas dari cederanya para pemain, utamanya yang berposisi di lini depan.

Banyak pemain yang tidak bisa main karena cedera dan kurang fresh untuk laga ini Tapi, kami tetap berjuang meski cukup sulit menghadapi Borneo FC,” kata Ricky, mengutip ligaindonesiabaru.com pada Senin (5/5/2025).

Ia menyambung, “Bermain tanpa striker cukup menyulitkan karena mereka cedera. Pada babak kedua kami bermain di lini sayap supaya lebih cepat tapi ya balik lagi tanpa striker itu sulit. Itu yang bisa kami lakukan.”

Di kesempatan serupa, Ricky menampik bahwa anak asuhannya bermain tanpa tendangan. Meski melambung ke atas gawang Borneo FC, Persija Jakarta sempat mengancam lewat tendangan Gajos ketika berada dalam kotak penalti.

Hasil minus di Samarinda dipandang sebagai pelajaran besar bagi pasukan Macan Kemayoran menyongsong laga kandang di pekan selanjutnya. Persija diharapkan bisa tampil lebih baik lagi dan mendapatkan tiga poin.

Saya minta maaf kepada The Jakmania karena tidak dapat poin malam ini,” tandasnya.

Pulang tanpa membawa poin satu pun, Persija Jakarta harus rela tergusur hingga ke posisi kedelapan. Lantaran 47 poin yang sudah diamankan belum bisa ditambah lagi. Ini tentu membuat Macan Kemayoran harus segera berbenah dan menyudahi paceklik kemenangan.

Lantaran posisi mereka sekarang sudah mulai cukup jauh dari target. Di mana Persija sedianya ingin finis dengan empat besar teratas dalam papan klasemen akhir BRI Liga 1 2024/2025 nanti.

Akui Kekalahan, Rizky Ridho Enggan Beri Banyak

Sebagai salah satu pilar penting di kubu Persija Jakarta, Rizky Ridho kemungkinan besar juga turut merasakan penyesalan mendalam. Bahkan setelah pertandingan, ia terang-terangan mengakui kekalahan Persija.

Kita tahu hasil hari ini, kami kalah 0-1. Tak banyak alasan dari saya, saya terima kekalahan ini. Saya mohon maaf kepada Jakmania,” ujarnya bijak.

Saat ditanya siapa pemain Borneo FC yang paling merepotkan, ia menyebut bahwa seluruh penggawa Pesut Etam memiliki kualitas yang merata dan sama bagusnya. Namun enggan berlarut dalam kekecewaan, salah satu aset Timnas Indonesia itu mengingatkan bahwa mereka harus segera mengalihkan fokus pada pertandingan mendatang.

Semoga di tiga pertandingan sisa ini kami mendapatkan hasil yang kami inginkan semua,” pungkas Rizky Ridho.

Diketahui bahwa pada pekan ke-32, Persija Jakarta dijadwalkan bertemu dengan Bali United. Jika tak ada perubahan, maka pertandingan bakal digelar pada Sabtu (10/5/2025) mendatang. Walau jadi salah satu kans untuk bangkit, tim asuhan Ricky Nelson harus tetap waspada penuh.

Lantaran pasukan Serdadu Tridatu baru saja mencatatkan dua kemenangan beruntun saat lawan PSM Makassar dan PSIS Semarang. Tak tanggung-tanggung, mereka juga berhasil pesta empat gol tanpa balas.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS