Pertandingan pembuka Piala Presiden 2025 akan mempertemukan Liga Indonesia All Star dengan tim asal Inggris, Oxford United. Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/7) pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini menjadi sorotan karena menjadi ajang uji kualitas pemain-pemain lokal Indonesia melawan tim dari kasta kedua Liga Inggris.
Pelatih Liga Indonesia All Star, Rahmad Darmawan (RD) pun mengakui bahwa duel tersebut bukan sekadar pertandingan biasa. Ia menyebut pertemuan dengan Oxford United sebagai kesempatan yang sangat langka dan patut dimaksimalkan oleh para pemainnya.
“Saya pikir ini pertandingan yang seharusnya bisa memotivasi semua pemain karena ini pertandingan yang sangat langka untuk mereka bisa temui,” ujar pelatih yang akrab disapa RD tersebut sebagaimana melansir Antara News, Kamis (3/7/2025).
Oxford United musim lalu finis di peringkat ke-17 Championship dengan 53 poin dari 13 kemenangan, 14 seri, dan 19 kekalahan. Wajar jika klub yang dihuni Ole Romeny dan Marselino Ferdinan itu dinilai jadi lawan yang cukup tangguh untuk dihadapi.
RD pun berharap anak-anak asuhnya tidak gentar. Sebaliknya, ia ingin mereka menjadikan pertandingan ini sebagai ajang pembuktian diri, terutama karena semua pemain All Star terpilih berdasarkan suara para penggemar.
“Ini momen yang sangat langka yang harus mereka maksimalkan dengan baik karena kita lawan klub yang kita tahu kualitas mereka jelas sangat baik,” tambahnya.
Sebanyak 30 pemain Liga Indonesia All Star dipilih melalui voting daring yang diikuti lebih dari 83 ribu partisipan. Proses ini berlangsung sejak 20 Juni hingga 26 Juni lalu, menjadikan kehadiran setiap pemain dalam skuad ini sebagai hasil dari kepercayaan masyarakat sepak bola nasional.
Momentum Pemain Liga Indonesia All Star Unjuk Gigi Lawan Tim Bergengsi
Laga melawan Oxford United diyakini bukan hanya menjadi tontonan menarik bagi publik, tetapi juga barometer penting bagi kualitas sepak bola Indonesia. Dengan kehadiran pemain-pemain terbaik Liga 1, RD dan tim pelatih telah mempersiapkan taktik dan strategi khusus dalam sesi latihan intensif.
Kombinasi pemain berpengalaman dan bermental kuat diharapkan mampu memberikan perlawanan seimbang kepada Oxford yang juga menjadikan laga ini bagian dari persiapan pramusim mereka.
Sedangkan dari sisi lawan, Oxford United tetap tampil serius dan profesional. Selain menguji kebugaran pemain, mereka juga menjadikan laga ini sebagai momen untuk mengevaluasi efektivitas taktik baru yang diterapkan oleh pelatih Gary Rowett.
Nama-nama seperti Ole Romeny yang juga menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia akan memberikan kekuatan tambahan bagi Oxford sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton di Indonesia.
Meski Oxford lebih diunggulkan secara peringkat dan pengalaman bermain di Eropa, RD percaya bahwa Liga Indonesia All Star memiliki potensi untuk memberi kejutan.
“Juga menjadi momentum untuk mereka memperlihatkan kepada masyarakat sepak bola Indonesia bahwa mereka benar-benar bisa memberikan yang terbaik setelah dipilih oleh para stakeholder atau masyarakat Indonesia,” ungkap Rahmad Darmawan.
Jika mampu menunjukkan permainan agresif dan solid secara taktik, para pemain All Star tak hanya akan membuat bangga pendukungnya, tetapi juga membuka peluang menapaki level kompetisi lebih tinggi di masa depan.
Laga ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi tentang menanamkan kepercayaan bahwa pemain Indonesia mampu tampil bersaing dengan klub dari luar negeri.
Setelah menjalani duel melawan Oxford United, Liga Indonesia All Star dijadwalkan menghadapi Arema FC dalam pertandingan kedua Grup A. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Rabu (10/7) pukul 19.30 WIB.
Piala Presiden 2025 sendiri menjanjikan total hadiah menarik bagi para peserta. Juara turnamen ini akan menerima Rp5,5 miliar, disusul oleh runner-up sebesar Rp3 miliar, peringkat tiga Rp2 miliar, dan peringkat empat sebesar Rp1 miliar.
Selain itu, pencapaian dalam turnamen ini juga bisa menjadi pijakan awal bagi pemain-pemain muda maupun senior untuk membuka jalan ke tim nasional maupun kontrak luar negeri.
Pertemuan antara Liga Indonesia All Star dan Oxford United menjadi momentum penting bagi para pemain pilihan publik untuk unjuk kemampuan.
Di bawah arahan Rahmad Darmawan, Witan Suaeman CS membawa harapan tinggi bagi publik sepak bola Indonesia untuk meraih hasil maksimal maupun membuktikan bahwa kualitas pemain lokal layak bersaing di kancah internasional. Sebuah laga penuh gengsi, dan peluang besar untuk tampil gemilang di panggung yang lebih luas.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Umumkan Putus, Yasmin Napper dan Giorgino Abraham Fokus Berkembang Sendiri
-
Blak-blakan, John Herdman Akui Terpikat Antusias Supporter Timnas Indonesia
-
John Herdman Diminta Prioritaskan Regenerasi Timnas Indonesia, Siap Penuhi Target Prestasi?
-
Dewi Persik Isyaratkan Punya Kekasih Baru, Ungkap Reaksi sang Putra
-
Erika Carlina Pasang Badan untuk DJ Bravy, Blak-blakan Akui Belum Move on?
Artikel Terkait
-
Takut Tim Erick Thohir Kalah, Peringkat 5-6 Piala Presiden 2025 Kini Dapat Hadiah
-
Witan Sulaeman Kritik Piala Presiden 2025, Tak Semua Klub Liga 1 Diajak
-
Coach RD Janji Rotasi Pemain Liga Indonesia All Star di Piala Presiden 2025
-
Sambut Piala Presiden 2025, Reza Arya Ikut Soroti Nasib Pemain Lokal
-
Witan Sulaeman Bongkar Kualitas Skuad Liga Indonesia All Star, Ada Kejutan?
Hobi
-
Pegang Estafet Kepelatihan, John Herdman Bersaing dengan Waktu Susun Pakem Terbaik Skuat Garuda
-
Kedatangan John Herdman dan Bludak Suporter Setia yang Hanya Bisa Dipancing Bukti Nyata di Lapangan
-
Insiden Kartu Merah Menit Akhir dan Kegundahan Rafael Struick yang Luput Jalani Musim Ideal
-
Malaysia Open 2026: Skuad Indonesia, Indra/Joaquin Debut di Level Super 1000
-
Blak-blakan, John Herdman Akui Terpikat Antusias Supporter Timnas Indonesia
Terkini
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo