PSIM Yogyakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan tim menyambut BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram baru saja menggelar laga uji coba melawan Madura United FC pada Selasa sore (15/7/2025), yang berlangsung di Lapangan Yogyakarta Independent School.
Dalam laga latih tanding tersebut, kesebelasan asal Kota Gudeg tampil solid dan sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas klub sesama kontestan Liga 1 itu. Hasil ini tentu menjadi kabar baik setelah sebelumnya mereka sempat kalah 0-2 dari Persik Kediri dalam uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Pelatih Jean-Paul van Gastel mengungkapkan bahwa timnya menunjukkan progres yang signifikan dari sisi fisik maupun taktik.
“Saya pikir kami telah membuat kemajuan secara fisik dan juga taktik. Fisik pemain terus membaik setiap minggunya,” ujar pelatih asal Belanda tersebut, mengutip ileague.id pada Rabu (16/7/2025).
Van Gastel menambahkan bahwa kini sebagian besar pemain mampu bermain selama 60 menit dalam laga uji coba, sebuah capaian penting untuk membangun kebugaran optimal.
Ia turut menambahkan, “Langkah demi langkah kami mencoba membuat semua orang bugar."
Dari sisi strategi, pelatih berusia 53 tahun ini menilai babak pertama melawan Madura United menjadi cerminan permainan ideal yang mereka latih. PSIM mampu menguasai bola dan menciptakan peluang lewat skema permainan yang terstruktur.
“Menurut saya, cara bermain yang kami inginkan berjalan sangat baik, terutama babak pertama cukup baik. Dalam penguasaan bola, kami menguasai permainan dan menciptakan beberapa peluang,” urai Van Gastel.
Namun, evaluasi tetap menjadi bagian tak terpisahkan. Di babak kedua, pasukan Laskar Mataram dinilai mengalami penurunan. Penguasaan bola menurun, dan transisi dari menyerang ke bertahan menjadi titik lemah yang cukup terlihat.
Meskipun mengantongi kemenangan, Van Gastel tetap belum sepenuhnya puas. Menurutnya, setiap sisi dalam permainan PSIM masih memiliki ruang untuk disempurnakan.
“Untuk evaluasi, kami ingin memperbaiki di semua sisi. Saya ingin semuanya sempurna. Meskipun tidak mungkin, kami akan berusaha untuk itu,” tandasnya.
Uji Coba Lawan Kontestan BRI Super League Bantu Laskar Mataram Pahami Karakter Para Calon Lawan?
Serangkaian uji coba yang dilakukan PSIM, termasuk melawan Persik Kediri dan Madura United tak hanya bertujuan memoles teknik tim. Lantaran di dalamnya memberi gambaran konkret terhadap kekuatan lawan yang akan dihadapi di kompetisi nanti.
Jean-Paul van Gastel menilai laga uji coba semacam ini sangat krusial untuk mengenali karakteristik permainan tim-tim Liga 1.
Selain menguji taktik dan kedalaman skuad, uji coba ini juga memberikan insight tentang kesiapan fisik dan mental para pemain. Terlebih, saat ini PSIM Yogyakarta tengah membangun ulang banyak elemen penting tim agar lebih kompetitif di level atas.
Jean-Paul melihat bahwa anak asuhnya mulai menunjukkan respons yang baik terhadap filosofi permainan yang ia tanamkan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa perjuangan baru dimulai dan tantangan di Liga 1 akan lebih kompleks.
“Kami belum bisa puas. Ada progres, tapi kami belum selesai. Fokus kami adalah terus bergerak ke arah yang benar,” ucapnya dengan tegas.
Meski tak menyebut nama secara spesifik, pelatih kelahiran Belanda ini diyakini tengah mencari komposisi utama terbaik dan strategi adaptif agar timnya bisa tampil stabil sepanjang musim nanti.
Proses pembentukan chemistry juga tengah berlangsung. Uji coba seperti ini menjadi sarana penting untuk menyatukan pemahaman antar lini, membangun komunikasi di lapangan, serta menguji fleksibilitas pemain dalam mengikuti instruksi.
Dengan hasil melawan Madura United, PSIM setidaknya membuktikan bahwa mereka mampu bersaing. Namun, tekanan pertandingan resmi tentu jauh berbeda dari uji coba, dan hal itu akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Laskar Mataram.
Baca Juga
-
Beckham Putra Ungkap Nilai Plus John Herdman, Singgung soal Komunikasi?
-
Transfer Ilmu John Herdman Diyakini Genjot Kualitas Sepak Bola Indonesia
-
Rizky Ridho Soroti Drawing Grup Piala ASEAN 2026, Berani Targetkan Juara?
-
Sambut Piala ASEAN 2026, John Herdman Bakal Andalkan Tim Pelapis?
-
Ultimatum John Herdman untuk Klub Domestik: Beri Pemain Muda Menit Bermain!
Artikel Terkait
-
Telat Gabung, Septian David Maulana Optimis Cepat Adaptasi di Malut United
-
Tim Receveur Pilih Bali United untuk Coba Tantangan Baru di Liga Indonesia
-
Figo Dennis Ingin Tembus Tim Utama, Persaingan Pemain Muda Persija Memanas
-
Here We Go! Eks Anak Buah Shin Tae-yong Gabung Tim Promosi Super League
-
Blak-blakan! Jens Raven Akhirnya Sampaikan Alasan Berlabuh ke Bali United
Hobi
-
Tak Bisa Leha-Leha, John Herdman Sudah Ditunggu Seabrek Event Bersama Skuat Garuda di Tahun 2026!
-
MomenPerkenalan John Herdman dan Pernyataan Erick Thohir yang Berkebalikan dengan Kenyataan
-
Eks-Timnas Sebut Hadirnya John Herdman Bisa Dukung Pemain Lokal, Mengapa?
-
Bulgaria Resmi Bergabung, Bakal Menjadi Penyelamat Marwah FIFA Series 2026 Indonesia?
-
5 Laptop Terbaru Awal 2026 yang Bikin Harga Rp4-8 Jutaan Terasa Murah
Terkini
-
Dari Kaset ke SD Card: Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Mengabadikan Momen
-
Seni Memahami Luka Tersembunyi di Novel Joyvika karya Oktyas
-
Harry Styles Rilis Album Kiss All the Time. Disco, Occasionally 6 Maret
-
Filosofi Warung Madura dan Seni Ngecer untuk Bertahan Hidup
-
Kambing Pemberontak di Kandang Malam