Kejutan demi kejutan yang belakangan ini didentumkan oleh Persib Bandung sepertinya belum bakal menemui akhirnya. Setelah beberapa waktu terakhir ini membuat publik pencinta sepak bola nasional terbelalak dengan mendatangkan Federico Barba dari Italia dan Thom Haye hanya dalam rentangan waktu yang singkat, klub berjuluk Pangeran Biru tersebut kembali tercium bakal menyuguhkan sebuah kejutan lain lagi.
Dilansir laman Suara.com (28/8/2025), klub yang berbasis di ibukota Provinsi Jawa Barat tersebut dikabarkan tengah melakukan pendekatan kepada pemain Timnas Indonesia lainnya, yakni Eliano Reijnders. Meskipun tak akan mendatangkan sang pemain dengan ikatan permanen seperti halnya yang mereka lakukan kepada Thom Haye, namun Persib Bandung tetap berpotensi untuk mendatangkan adik dari Tijjani Reijnders tersebut dengan skema pinjaman dari PEC Zwolle, klub sang pemain saat ini.
Tentunya, kedatangan Eliano ke Persib Bandung musim ini membuat jawara Liga Indonesia musim lalu tersebut menjadi semakin berkualitas. Karena bukan hanya diperkuat oleh para pemain asing yang memiliki kemampuan cukup baik untuk bersaing, Persib Bandung juga kini dihuni oleh para pemain berlabel Timnas Indonesia dari berbagai era.
Persib Bandung Kini Dihuni para Pemain Berlabel Timnas Indonesia di Setiap Lininya
Seolah menjadi Timnas Indonesia versi mini, Laskar Maung Bandung kini semakin sesak dengan keberadaan pemain berlabel Timnas Indonesia, baik yang masih aktif bermain untuk skuat nasional ataupun mereka pemain yang pernah mendapatkan label tersebut.
Bukan hanya satu atau dua pemain saja, namun jika kita berkaca pada kedalaman skuat Persib Bandung yang ada di laman transfermarkt, semua lini yang ada dalam tubuh Persib Bandung, berhiaskan nama-nama pemain Timnas atau mereka yang pernah mendapatkan label itu.
Seperti misal di sektor penjaga gawang, ada sosok Teja Paku Alam yang mungkin bagi sebagian penggemar Timnas Indonesia akan diingat sebagai salah satu kiper berkualitas di Indonesia.
Memang, secara resmi Teja Paku Alam tak memiliki catatan caps bersama Timnas Indonesia. Namun jangan salah, penjaga gawang berusia 31 tahun ini kerap mendapatkan panggilan untuk masuk ke Timnas Indonesia dan menjadi andalan Pasukan Garuda di kelompok umur, terlebih ketika dirinya masih memperkuat Sriwijaya FC di pertengahan dekade 2010an lalu.
Pun demikian halnya dengan posisi pertahanan. Persib Bandung tercatat memiliki pemain bertahan yang beberapa di antaranya masih mondar-mandir di daftar panggil Timnas Indonesia, baik di level senior maupun di level junior.
Seperti misal, di sektor ini ada nama Kakang Rudianto yang menjadi andalan Skuat Muda Indonesia, atau nama-nama eks Timnas sekelas Rezaldi Hehanussa dan Achmad Jufriyanto yang tentunya tak asing bagi para penggemar Timnas Indonesia.
Untuk lini tengah? Tentu sudah kita ketahui bersama. Di sana bercokol nama Thom Haye, Marc Klok dan Robi Darwis yang masih aktif di Timnas Indonesia. Berdampingan dengan Alfeandra Dewangga, Adam Alis hingga Dedi Kusnandar yang juga pernah bermain untuk Pasukan Garuda.
Setapak ke lini selanjutnya, kita bahkan akan mendapati deretan pemain yang cukup mengerikan di sektor ini. Pasalnya, di gudang pemain yang saat ini dimiliki oleh Maung Bandung, terdapat nama pemain sekelas Saddil Ramdani, Beckham Putra Nugraha dan Dimas Drajad yang masih hilir-mudik keluar-masuk dalam daftar panggil Skuat Garuda.
Dan jangan lupa, di sektor ini masih ada nama seorang Febri Hariyadi yang pernah menjadi andalan Pasukan Merah Putih di era kepelatihan Luis Milla yang membesut Skuat Garuda di periode 2017-2018 lalu.
Sesaknya Persib Bandung dengan para pemain berlabel Pasukan Garuda ini tentu saja membuat kita penasara terkait daya saing yang mereka miliki. Apakah dengan modal yang begitu mewah ini mereka mampu setidaknya mempertahankan gelar juara yang mereka raih sebelumnya, ataukah justru mengalami penurunan prestasi dari yang terakhir kali mereka dapati?
Tentu saja akhir musim yang akan menjawab hal ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
-
Prioritaskan Marceng dan Hubner di Timnas Senior, Sebuah Keputusan yang Kurang Bijak dari PSSI?
-
2 Pemain Timnas Indonesia Bakal Mejeng di Liga Europa 2025-2026
-
Teka-teki 2 Pemain Timnas Indonesia Grade A Bakal Gabung Persib Bandung, Siapa Dia?
-
Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng
-
Thom Haye dan 3 Alasan Dirinya Memilih Liga Indonesia sebagai Kelanjutan Karier Profesionalnya
Hobi
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
Terkini
-
Won Kyu Bin Terpilih Perankan Kim Bong Seok di Moving 2, Disney Buka Suara
-
Duet Suzuki Fuku dan Ano di The Flower of Evil: Kisah Kontrak Gelap Remaja yang Menyesakkan
-
Sabdo Cinta Angon Kasih: Mengenal Budaya Jawa Lewat Buku Satire Sujiwo Tejo
-
Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising
-
Surat Cinta untuk Luka Masa Muda: Mengapa 'Call Me By Your Name' Tetap Membekas?