Mengingat kembali perihal kekalahan pahit Timnas Indonesia di laga terakhir Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde keempat tentu akan menyeret nama Rizky Ridho. Tak dapat dipungkiri, ada campur tangan bek Persija Jakarta tersebut di balik satu gol malapetaka yang bersarang ke gawang Maarten Paes.
Sang pemain pun mengakui bahwa dirinya telah melakukan blunder fatal yang memaksa Indonesia kembali tunduk di hadapan Irak pada Minggu (12/10/2025) lalu. Hal tersebut diungkap Ridho saat menghadiri acara Vidio Sports Festival.
“Memang keputusan saya sendiri yang salah. Di sepak bola, sepersekian detik saja salah ya bisa berakibat fatal seperti itu,” jelasnya, dikutip Antara News dari tayangan video pada Kamis (23/10/2025).
Duel penentuan lawan Irak sejatinya perdana bagi Rizky Ridho kembali turun dan dimainkan sebagai starter. Lantaran di laga pertama ronde keempat menghadapi tuan rumah Arab Saudi, ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Namun walau diwarnai blunder, pemain jebolan akademi Persebaya Surabaya tersebut menunjukkan permainan yang cukup konsisten. Ridho tampil solid mengawal barisan pertahanan Timnas Indonesia bersama Jay Idzes.
Kronologi Blunder dari Sudut Pandang Rizky Ridho
Adapun mengenai kesalahan fatal yang berakibat gol kekalahan, Ridho saat itu terlalu lama menguasai bola. Padahal penjaga gawang Maarten Paes berada dalam posisi kosong, sedangkan dirinya tengah ditekan oleh Ali Jasim.
Kemudian Jasim mampu merebut bola dan memberikan assist kepada Zidane Iqbal yang berujung kebobolan bagi Skuad Garuda.
“Saya pertama sudah lihat Maarten (Paes) dan saya juga sudah lihat pemain Irak yang mendatangi saya,” kata Rizky Ridho.
Lebih jauh, ia mengaku mengira Ali Jasim akan beralih memberikan pressing ketat kepada Paes sehingga dirinya memutuskan untuk terus menguasai bola. Namun ternyata, tipuan Jasim membuat Ridho kehilangan bola.
Menurut catatan Sofascore, setidaknya ada enam sapuan, satu block tendangan, empat tekel, tiga intersep, 56 sentuhan, satu umpan pajang akurat, 36 umpan dengan 86% akurasi, serta empat kemenangan duel lapangan yang berhasil dicatatkan Rizky Ridho selama pertandingan berlangsung.
Kesalahan dalam membaca situasi ini wajib menjadi bahan evaluasi bagi Ridho maupun pemain lainnya agar di masa depan dapat dihindari.
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Prioritaskan SEA Games, PSSI Turunkan Timnas U-23 di FIFA Matchday November
-
SEA Games 2025: Indra Sjafri di Ambang Cetak Rekor Bersejarah di Timnas!
-
Dari Lapangan ke Komentar: Bukti Nyata Perbedaan Level Shin Tae-yong dan Alex Pastoor
-
Coach Justin Sentil Erick Thohir: Jangan Mundur, Saatnya Ambil Keputusan!
-
3 Gerbong Belanda yang Tidak Didepak PSSI Seperti Patrick Kluivert
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam