Setelah harus menepi dari kerasnya pertarungan di lapangan hijau, predator ganas Timnas Vietnam, Rafaelson alias Nguyen Xuan Son akhirnya kembali bermain.
Tak perlu waktu lama untuk mengembalikan keganasannya di depan gawang tim lawan, pemain naturalisasi Vietnam berdarah Brasil tersebut hanya perlu dua pertandingan saja untuk bisa kembali ke performa terbaiknya seperti sebelum mendapatkan cedera parah di partai final Piala AFF pada bulan Januari 2025 lalu.
Mengawali comebacknya di laga melawan Long An di babak 16 besar Piala Vietnam pada 23 November lalu, Xuan Son hanya perlu satu pertandingan saja untuk bisa kembali menjebol gawang lawannya.
Tak tanggung-tanggung, Shan United yang menjadi lawan Nam Dinh FC di grup B ASEAN Club Championship 2025 (4/12/2025) langsung menjadi target dentuman gol sang penyerang hingga tiga lesakan banyaknya.
Laman match report transfermarkt.com mencatat, Xuan Son yang bermain penuh pada pertandingan tersebut, berhasil melesakkan tiga gol di menit ke-45+2, 51 dan 87. Sebuah comeback yang tentunya sangat diharapkan oleh striker manapun di seluruh penjuru dunia bukan?
Uniknya, kembalinya Rafaelson alias Nguyen Xuan Son dalam mode terbaiknya juga menjadi alarm bahaya bagi Timnas Malaysia. Pasalnya, berdasarkan jadwal yang dirilis oleh AFC, tim Harimau Malaya akan bersua dengan Vietnam di matchday terakhir babak kualifikasi Piala Asia 2027 di tanggal 31 Maret 2026 nanti.
Pada pertemuan sebelumnya di kandang Malaysia, tim asal semenanjung Tanah Melayu tersebut sukses membabat Vietnam dengan skor empat gol tanpa balas. Namun patut untuk dicatat, pada kemenangan yang terjadi pada tanggal 10 Juni 2025 lalu itu, Rafaelson tak turut serta di tim Vietnam karena masih berkutat dengan pemulihan cedera yang dialaminya.
Sehingga ketika kini penyerang berusia 28 tahun tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda comeback dengan segala kemampuan terbaiknya, maka mau tak mau Malaysia harus pandai-pandai menjaga lini pertahanannya agar tak banyak kebobolan oleh aksi dari Nguyen Xuan Son ini.
Karena bagaimanapun, dengan tambahan seorang Rafaelson yang memiliki naluri tinggi sebagai seorang predator di mulut gawang lawan, Timnas Vietnam di bulan Maret 2026 nanti tidaklah sama dengan tim yang dibabat empat gol tanpa balas oleh Malaysia di bulan Juni lalu.
Terlebih lagi, untuk laga pada bulan Maret tahun depan, Malaysia sudah pasti tak akan bisa menurunkan tim sekuat di bulan Juni lalu, mengingat skandal 7 pemain naturalisasinya yang belum juga kunjung selesai permasalahannya.
Sepertinya, para pencinta sepak bola regional Asia Tenggara mulai tak sabar untuk bisa menyaksikan pertarungan antara Malaysia melawan Vietnam dengan Nguyen Xuan Son di dalam skuatnya ya!
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Jadwal Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2025, Misi Pertahankan Medali Emas
-
Tak Putar Lagu Kebangsaan Laos dan Vietnam, Panitia SEA Games 2025 Buka Suara
-
Hari Pertama Cabor Sepak Bola SEA Games 2025 Kacau Balau, Panitia Dinilai Belum Siap
-
Absennya Marselino Ferdinan di SEA Games Jadi Sorotan Tajam Media Vietnam
-
Indonesia Sukses Raih Emas di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2025
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam