Media sosial bukan lagi hal yang mewah. Semua kalangan bisa dengan bebas mengaksesnya, yang penting punya ponsel pintar dan akses internet saja.
Populernya kegiatan bermedia sosial ini juga dimanfaatkan oleh sebagian besar orang untuk sekadar "eksis", bahkan mencari pundi-pundi rupiah. Segala rupa konten bisa dicari di media sosial, baik yang mendidik maupun sekadar untuk hiburan.
Konten yang menampilkan anak-anak, bahkan bayi juga bisa dengan mudah ditemui. Tidak usah jauh-jauh, di sekeliling kita tentu banyak orang tua yang gemar memamerkan anak-anak mereka melalui media sosial.
Budaya "pamer anak" ini tidak hanya menjamur di kalangan rakyat jelata saja, tetapi juga artis, public figure, influencer, atau apa pun sebutannya. Lihat saja Rafathar dan Rayyanza, kedua putra pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Ada juga Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah yang gemar mempertontonkan kelucuan putri mereka, Ameena. Ada juga Ria Ricis yang hobi membuat konten dengan Moana demi mendulang pundi-pundi adsense.
Baru-baru ini, YouTuber Jess No Limit juga tak luput dari sorotan netizen lantaran dianggap "memanfaatkan" putrinya untuk mendapatkan banyak adsense.
Sophia Eleanor Justin, anak pasangan Jess No Limit dan Sisca Kohl yang baru berusia dua bulan itu sudah sering dipertontonkan dan ikut menjadi bagian dari konten-konten media sosial yang diproduksi oleh orang tuanya.
Baru-baru ini, postingan reels Jess No Limit di Instagram juga menuai kritikan netizen. Sophia yang masih bayi sudah dibuatkan channel YouTube oleh orang tuanya. Tujuannya apa lagi kalau bukan demi konten dan adsense.
"Gak jauh beda sama badut yang di lampu merah, cuman yang ini gak panas-panasan," tulis akun @iqb*****.
"Kasian kamu Sophia, dari lahir jadi bahan konten," tulis akun @nir****.
"Anak sekecil itu berkelahi dengan adsense," tulis akun @tiara****.
"Sebenernya konten anak normal-normal aja sih, tapi dia terus menerus minta like dan subscribe. Setiap mau ngapa-ngapain. Kayak... bukan gitu loh caranya," tulis akun @apur****.
"Bener kata mamah, 'kamu jangan pernah ngasih duit ke pengemis, dia itu sebenernya rumahnya gedong lho, lebih kaya dari kita' oo gitu ya mah," tulis akun @Smar****.
Memang tak hanya Jess No Limit dan Sisca Kohl saja yang berbuat demikian. Mereka hanya salah satu dari sekian banyak orang yang memanfaatkan celah untuk mendapatkan keuntungan melalui kecanggihan teknologi.
Namun, rasanya tidak adil jika anak yang belum mengerti consent, tiba-tiba dijadikan konten oleh orang tuanya. Apalagi hal itu digunakan untuk menghasilkan uang.
Kalau dibilang eksploitasi anak mungkin agak berlebihan. Namun, dengan kondisi orang tua yang masih segar bugar dan bisa menghasilkan banyak uang, menjadikan anak sebagai bahan konten bukanlah hal yang perlu dilakukan oleh orang tua yang bijak. Anak sekecil itu seharusnya tidak berkelahi dengan adsense.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mengenal ANBK: Penjelasan, Fungsi, dan Jadwal Pelaksanaannya Selama 2024
-
Cara Cek Jumlah Pelamar CPNS 2024, Instansi Mana yang Banyak Peminat?
-
Bergenre Thriller, Intip Pemeran Utama Drama Korea 'Such a Close Traitor'
-
Usung Genre Misteri, Intip 5 Pemeran Utama Drama Korea Bertajuk Pigpen
-
Sinopsis 'Love on a Single Log Bridge', Drama Korea Terbaru Joo Ji Hoon
Artikel Terkait
-
Angkat Bicara Soal Gerai Restonya Bernuansa Bendera Palestina, Begini Klarifikasi McDonalds Indonesia
-
Kronologi Penyerangan di Bekasi: Anak Buah Nus Kei Sempat Telepon John Kei Sebelum Lakukan Penyerangan
-
Dipicu Masalah Tanah, Bentrokan Berdarah Kelompok John Kei dan Nus Kei di Bekasi Bermotif Balas Dendam
-
Banjir Hujatan, Putri Anne Diminta Jadi Wanita Anggun Usai Dance Depan Anak: Kayak Cacing Kepanasan
-
Sinopsis Film Flora and Son, Ketika Musik Jadi Perekat Hubungan yang Renggang
Kolom
-
Digital Detox dan Ilusi Putus Koneksi di Dunia Kerja Modern
-
Buku Jelek itu Ada dan Justru Penting untuk Ada!
-
Ekoterapi: Pentingnya Ruang Hijau Bagi Kesehatan Mental Masyarakat
-
Fenomena "Buku Jelek": Mengapa Kita Terobsesi Jadi Polisi Literasi?
-
Apatisme Sebagai Bentuk Protes Baru: Mengapa Diamnya Warga Adalah Alarm Bahaya?
Terkini
-
Waspada Spyware! Ciri HP Kamu Sedang Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
Love Through A Prism: Comeback Yoko Kamio di Era Klasik London