Overthinking adalah kondisi ketika kamu terlalu banyak memikirkan sesuatu yang enggak bisa kamu kendalikan, artinya kamu kelebihan berpikir atau beranggapan. Biasanya kalau lagi overthinking itu bisa bikin diri sendiri menjadi gelisah, cemas dan takut, ragu-ragu untuk ngelakuin sesuatu, enggak nafsu makan, dan enggak bisa tidur.
Kondisi ini memang tidak baik ada dalam hidup karena tentu dapat menghambat diri bisa berkembang. Overthinking juga bisa membuat orang-orang tercinta malah menjauh dari kita hanya karena perlakuan yang kita lakukan.
Kadang kala ada orang yang enggak merasa kalau sebenarnya ia telah overthinking atau bisa juga disadari tetapi disepelekan. Mengutip dari akun Instagram @mudahbergaul, berikut setidaknya ada empat hal yang mungkin terbilang sepele, tetapi paling sering bikin overthinking.
1. Perasaan atau respon orang lain
Biasanya kalau kita mau ngelakuin sesuatu atau ngomong sesuatu, justru bisa langsung overthinking sama respon orang lain. Contohnya, “nanti dia bakal marah gak ya?”, “nanti dia kecewa gak ya?”, dan “nanti dia suka gak ya?” Pikiran-pikiran seperti inilah yang bisa menghambat niat untuk melakukan sesuatu hanya karena ada memang pikiran yang ada dalam kepala, padahal itu belum tentu benar.
2. Perilaku orang lain
Overthinking yang ini biasanya muncul kalau kita mau minta sesuatu pada orang lain. Contohnya, “nanti dia mau bantuin aku gak ya?”, “dia bakan kerepotan gak ya?”, “ah nanti kalau dia gak mau gimana?”
Nah hal seperti ini jugalah yang biasa bikin kita jadi gak enakan sama orang lain. Kalau sifat seperti ini membekas dalam diri kita jelas susah untuk membangun hubungan dan kerjasama pada orang. Artinya belum bertindak saja sudah gagal.
3. Kesalahan diri sendiri
Ini bisanya muncul ketika kita sudah ngelakuin kesalahan pada orang lain. Nah ini yang biasa terasa bangat overthinkingnya. Udah merasa bersalah, jadi gak enak sama orang lain. Akhirnya yang terjadi terus memikirkan orang lain mau dimaafin atau gak. Kondisi seperti ini tentu tidak ada pilihan lain kecuali untuk meminta maaf, janganlah membuat asumsi yang enggak-enggak sebelum meminta maaf terlebih dahulu kalau memang bersalah.
4. Cerita atau omongan diri sendiri
Biasanya kalau misalkan kita abis sharing atau cerita-cerita sama orang lain, selesainya suka overthinking. Contohnya “duh tadi aku oversharing gak ya”, "duh tadi aku ada salah omong gak ya sama dia”, dan beberapa perasaan yang sejenis lainnya. Lagi-lagi kondisi ini hanyalah asumsi semata yang belum tentu benar adanya.
Nah, itulah hal-hal sepele yang sering bikin overthinking dan semoga saja kita bisa segera sadar. Tips yang mungkin bisa dilakukan untuk mengurangi overthinking, yakni sadar bahwa yang sudah berlalu itu sudah berlalu, sadar bahwa respon dan perilaku gak enak dari orang lain itu pasti ada, serta sadar bahwa pikiran-pikiran negatif di pikiran belum tentu sesuai yang terjadi.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Kisah Mistis, Mengembalikan Pusaka Warisan ke Gunung Lawu
-
Enggak Mau Kena Penyakit Ginjal? Sebaiknya Sudahi 4 Kebiasaan Ini
-
Wajib Diterapkan! 5 Kebiasaan Menjaga Rambut Lebih Sehat
-
5 Tanda Pasangan Jenuh Berhubungan Denganmu, Pacarmu Mulai Begitu?
-
Menyusuri Labirin Waktu Lewat Novel Anak Cerita dari Asrama Tentara
Lifestyle
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
5 Tempat Dinner Romantis di Bandung, Bikin Momen Valentine Makin Berkesan
-
5 Makanan Favorit yang Bikin Dinner Valentine Makin Spesial
-
Mau Intimate Dinner di Malam Valentine? Ini 4 Rekomendasi Tempat Kencan Romantis di Kota Malang
-
4 Cleanser Snail Mucin, Berikan Efek Hydrating untuk Kulit Kenyal dan Sehat
Terkini
-
Waspada Spyware! Ciri HP Kamu Sedang Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Love Through A Prism: Comeback Yoko Kamio di Era Klasik London
-
Pemburu Waktu dan Takdir yang Dihapus