Membaca buku merupakan salah satu hobi yang digemari oleh banyak orang. Hal ini memicu pasar penjualan buku yang terus meningkat dari waktu-waktu. Peminat dan pembeli buku terus bertambah membuat jual-beli buku menjadi ladang usaha yang menjanjikan.
Selain itu, saat ini membeli buku tidak hanya dapat dilakukan dengan mengunjungi toko buku fisik, melainkan dapat juga secara online. Namun, kemudahan ini juga dimanfaatkan sebagian oknum nakal untuk melakukan penipuan, salah satunya menjual buku bajakan atau buku palsu.
Oleh karena itu, kita harus berhati-hati saat membeli buku secara online. Berikut ini adalah lima tips membeli buku secara online agar tidak tertipu.
1. Beli di toko buku resmi atau terpercaya
Tips pertama saat membeli buku online adalah membeli di toko buku resmi atau toko buku yang sudah terpercaya. Jangan asal memilih toko karena belum terjamin pelayanannya.
Kamu bisa membeli di akun e-commerce toko buku besar seperti Gramedia. Selain itu, toko buku yang fokus pada penjualan online juga sudah banyak yang terpercaya.
2. Membaca review atau ulasan
Tidak menutup kemungkinan toko buku online kecil-kecilan juga bisa memberi pelayanan terbaik. Bisa saja toko tersebut baru mulai merintis usahanya.
Oleh karena itu, ulasan atau review dari pelanggan dapat kita jadikan pertimbangan dalam membeli buku online, apalagi jika toko bukunya belum terkenal.
3. Bertransaksi di e-commerce terpercaya
Banyak terjadi kasus penipuan jual-beli buku. Hampir semua kasus terjadi karena transaksi di lakukan di luar aplikasi e-commerce dan tidak menggunakan rekening bersama.
Modusnya tentu saja pelaku menghilang setelah calon pembeli atau korban mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku. Maka, usahakan untuk selalu bertransaksi menggunakan rekening bersama atau di aplikasi e-commerce terpercaya. Hal ini untuk menjamin keamanan transaksi.
4. Jangan tergiur harga murah
Di marketplace maupun media sosial, banyak penjual yang menjual buku dengan harga yang sangat murah. Namun, kita tidak boleh tergiur dengan harga miring tersebut.
Karena harga bukunya yang terlalu murah, besar kemungkinan buku yang dijual adalah buku bajakan yang kualitasnya jauh dibanding buku asli.embeli buku bajakan juga merupakan tindakan yang tidak terpuji dan melawan hukum.
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
News
-
Mengenal Urban Rainfall Effect: Alasan Ilmiah Kenapa Hujan di Perkotaan Jauh Lebih Ekstrem
-
Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan
-
Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
Terkini
-
Review Film Colony: Teror Zombi Cerdas dengan Naluri Koloni Semut
-
Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita
-
Hiperregulasi Hukum: Tumpang Tindih Aturan dan Dampak Terhadap Masyarakat
-
Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama
-
When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak