Berita duka kembali datang dari dunia bulutangkis Indonesia. Syabda Perkasa dikabarkan meninggal usai mengalami kecelakaan mobil di tol Pemalang pada Senin, (20/3/2023) pukul 03:40 WIB dini hari.
Menurut Suara.com, saat itu Syabda Perkasa dan keluarganya sedang dalam perjalanan menuju Sragen untuk menghadiri pemakaman nenek dari pihak ibu. Sayangnya, peristiwa naas ini terjadi saat Toyota Camry yang ditumpangi mereka mengalami kecelakaan.
Pebulutangkis nasional ini sempat dibawa ke Rumah Sakit Islam Al Ikhlas Pemalang, tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. Sementara sang ibu, Anik Sulistyowati meninggal di tempat.
Kedua jenazah pun dibawa dengan dua ambulans berbeda menuju Sragen, Jawa Tengah untuk dimakamkan.
Lokasi pemakaman hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka. Tepatnya di TPU Karaban Dusun Ngroto, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sebelum dimakamkan, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka beberapa menit.
BACA JUGA: Perjalanan Karier Syabda Perkasa Belawa, Pebulutangkis Muda Indonesia yang Meninggal Dunia
Memiliki nama lengkap Syabda Perkasa Belawa, ia lahir di Jakarta, 25 Agustus 2001. Berbekal pendidikannya di klub PB Djarum, ia telah menoreh banyak prestasi sejak 2013 bersama klub bulutangkis asal Kudus, Jawa Tengah, tersebut.
Bahkan, ia Syabda Perkasa pernah menjuarai ajang Jakarta Junior International Series 2019 pada nomor tunggal putra U-19. Selain itu, atlet 21 tahun ini juga menjadi anggota tim Indonesia di ajang beregu junior di ajang Piala Suhandinata 2019 dan BWF World Junior Mixed Team Championship 2019.
Pebulutangkis 21 tahun ini juga merebut medali perak di nomor tunggal dan beregu putra pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 silam.
Prestasi terbaru atlet dengan tinggi 170 cm ini adalah menempati ranking 90 BWF, sekaligus menjadikannya salah satu pemain termuda yang dibawa oleh tim Thomas Cup 2022 bersama Tegar Sulistyo.
Syabda Perkasa semakin dikenal di kancah internasional setelah meraih kemenangan untuk Indonesia saat kontra dengan Korea Selatan. Saat itu, tim Merah Putih akhirnya menjadi juara Grup A Piala Thomas 2022.
Demikianlah profil dari Syabda Perkasa Belawa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
Review Anime Ao no Hako, Cinta dan Ambisi Berpadu dalam Satu Lapangan
-
Jadwal Final Swiss Open 2025: Didominasi China, Ada Dua Laga Perang Saudara
-
Sosok Fajar Alfian, Pebulu Tangkis Diduga Body Shaming ke Pendemo Perempuan
-
Mengenal Flora Christin: Peselancar Longboard Indonesia yang Kenakan Kebaya di atas Ombak
-
Rekap Swiss Open 2025: Empat Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?