Warganet di media sosial saat ini tengah dihebohkan oleh pemberitaan yang mengabarkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan telah diretas oleh hacker. Serangan siber ini tentu saja meresahkan masyarakat lantaran data pribadi seperti nama lengkap hingga alamat berhasil dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kabar ini disampaikan melalui salah satu unggahan akun X yakni @FalconFeedsiopada Kamis (27/06/2024) yang mengatakan bahwa pembobolan data ini disampaikan oleh anggota BreachForums.
“Pembobolan data BPJS Ketenagakerjaan. Seorang anggota BreachForums memposting tentang pelanggaran data signifikan yang melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, sebuah lembava pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Repulik Indonesia dan bertugas melindungi hak-hak pekerja,” ujar isi cuitan tersebut.
Data-data yang berhasil diretas dan dibobol antara lain nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon, hingga kode pos dan lain sebagainya.
"Data yang disusupi mencakup nama lengkap, tanggal lahir, alamat email, nomor telepon, kelompok umur, alamat, kode pos, provinsi, dll,” ujar keterangan yang ada pada cuitan tersebut lebih lanjut.
Pembobolan BPJS ini bukan merupakan serangan siber yang pertama. sebelumnya, situs rsmi seperti Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan Indonesia Automatic Finger Indentification System (INAFIS) milik Polri diduga juga telah diretas oleh MoonzHaxor. Data tersebut dijual di Dark Web seharga 1.00-7.000 Dolar AS. Kabar ini disampaikan oleh akun X @MurtadhaOne pada Selasa (25/06/2024).
Seakan masih belum cukup, Pusat Data Nasional (PDN) sebelumnya juga telah diretas dengan virus ransomware. Dilansir dari laman suara.com, Meutya Hafid selaku Ketua Komisi I DPR RI mengatakan pihaknya akan memanggil Menkominfo Budi Arie terkait kasus peretasan ini.
“Kalau dalam beberapa hari ke depan belum ada perbaikan, kita akan panggil Menkominfo,” ujar Meutya seperti dilansir dari laman Suara.com.
Menanggapi kasus peretasan ini, para netizen di media sosial pun ramai memberikan tanggapan mereka. Banyak yang memberikan komentar sarkas.
“Negara open source,” ujar seorang netizen dengan nama akun @r***.
“Panen data,” ujar netizen lainnya dengan nama akun @u***.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
Artikel Terkait
-
Anggaran Pemeliharan PDN Tembus Rp 700 Miliar, Kok Bisa Dibobol Hacker?
-
Minta Uang Tebusan 8 Juta Dolar AS, BSSN Ngaku Belum Bisa Deteksi Otak Pembobol PDN: Beberapa Negara Mau Bantu
-
Gegara PDN Dibobol Hacker, Legislator PDIP Cecar Menkominfo dan Kepala BSSN: Ini Kecelakaan atau Kebodohan Nasional?
-
Tak Cuma PDN Kominfo, Kini BPJS Ketenagakerjaan Diduga Jadi Korban Peretasan Hacker
-
Jleb! Darius Sinathrya: Hapus Data Digital, Pinjam Tangan Hacker
News
-
Diserbu Ratusan Penggemar, Intip Keseruan BAKKA!! Maid Cafe 'Maid the Rock!!' di BW Express Jakarta
-
Nekat ke Maid Cafe Meski Bukan Wibu, Ternyata Begini Rasanya Dilayani Bak 'Tuan'
-
Saatnya Ganti Provider: Ketika Timeline Ramai-Ramai Bahas XL
-
XL Raih Penghargaan Bergengsi, Saatnya Ganti Provider
-
Saatnya Ganti Provider Teruji, XL Sabet 3 Penghargaan Bergengsi
Terkini
-
Tinggalkan Masa Lalu! Chung Ha Ajak Kita Memulai Hidup Baru di Lagu Mexico
-
Kulit Berminyak Bebas Jerawat! 4 Acne Cleansing Foam Cegah Pori Tersumbat
-
Menyelami Labirin Trauma dan Ilusi dalam Film Shutter Island
-
Tren Nama Anak Sulit Dieja: Sudahkah Orang Tua Memikirkan Repotnya Kelak?
-
Dewasa Ternyata Melelahkan: Bedah Makna di Balik Lagu 'Masa Mudaku Habis'