Perusahaan Listrik Negara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Purwakarta (PLN UP3 Purwakarta) melakukan kunjungan ke SMA Negeri 1 Purwakarta dalam rangka "PLN Goes to School" pada Selasa (4/2/2025) pukul 07.30 WIB - 09.00 WIB di aula sekolah.
Siswa SMA Negeri 1 Purwakarta hadir di aula yang di antaranya Badan Pengurus Harian Perwakilan Kelas (BPHPK), dan Ketua Kelas, serta perwakilan kelas yang mendampingi. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh siswa yang berasal dari fase E dan fase F.
"Melalui program PLN Goes to School, kami ingin memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya listrik, keselamatan dalam penggunaannya, serta peran strategis energi bagi kehidupan sehari-hari. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi para siswa dan siswi, khususnya di SMA Negeri 1 Purwakarta, untuk dapat lebih memahami dan peduli terhadap keberlanjutan energi di masa depan," ucap Grahaita Gumelar, Manajer PLN Purwakarta.
Sebelum memulai sosialisasi tersebut, Srikandi PLN memberikan brosur kepada setiap siswa yang di dalamnya berisi informasi peduli terhadap kelistrikan dan penggunaan listrik yang aman serta layar presentasi yang sudah ditampilkan melalui Smart TV.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Purwakarta Kota yang telah memberikan edukasi kelistrikan di SMA Negeri 1 Purwakarta. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa untuk memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaan listrik serta bagaimana mengelola energi secara bijak. Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya listrik bagi kehidupan," ucap Dra. Hj. Titin Kuraesin, M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Purwakarta, dalam memberikan sambutan.
Selanjutnya, penyerahan cendera mata sebagai sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan dari PLN UP3 Purwakarta atas kerja sama dan dukungan yang diberikan dalam menyelenggarakan sosialisasi edukasi kepada para siswa mengenai kelistrikan sebagai upaya langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan listrik dengan bijak.
Setelah selesai pemaparan materi, Srikandi PLN membuka tanya jawab dengan para siswa yang saat itu memiliki rasa antusias tinggi. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan mengenai energi terbarukan, pembangkit listrik, dan lain sebagainya.
Kegiatan sosialisasi ini pun ditutup dengan sesi foto bersama antara Srikandi PLN dengan para siswa. Dengan penuh semangat, mereka berharap bahwa ilmu yang diperoleh dari sosialisasi ini dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
-
Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?
-
Makna Lirik Lagu 'Coba Lagi': Pengingat Harapan saat Berada di Titik Terendah
-
Ironi Kaderisasi Kampus: Aturan PKKMB Diterabas dan Senioritas Berkuasa
-
DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos
-
Gandeng Tiga Mitra Industri, SaIG UPI Gelar GEOCAB untuk Bincang Karier
Artikel Terkait
-
Siasati Perjalanan Nabi, SMA Negeri 1 Purwakarta Gelar Acara Isra Mi'raj
-
Mengintip Rencana Transisi dan Swasembada Energi di Sektor Pembangkit Listrik
-
PLN Bersama Kementerian IMIPAS Perluas Pemanfaatan FABA PLTU Adipala dengan Berdayakan Napi Nusakambangan
-
Kembangkan Program Pembinaan Warga Lapas, Kementerian Imipas Gandeng PLN Manfaatkan Potensi FABA di Cilacap
News
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?