Ilustrasi.(Pixabay)
Gema sorak penonton menggelora.
Hati berdebar gelisah rasa.
Risih telinga beta mendengar ocehan rekan.
Tambah beta risau tak karuan.
Keringat dingin mulai membubuhi.
Hasrat semangat membara terhalangi.
Panggung kokoh nan megah telah menunggu.
Riuh tepuk tangan membelenggu.
Hei!! Rekan semua.
Diam kalian!
Tutup rapat mulut kalian!
Beta tak butuh kiasan motivasi.
Beta tak butuh bentuk rayuan halusinasi.
Apakah kalian tau apa yang dibutuhkan beta?
Beta butuh aksi nyata.
Bukan halusinasi inspirasi semata.
Bojonegoro, 1 Februari 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Cek Sekarang! 20 Aplikasi Populer Ini Bisa Bikin Baterai HPmu Cepat Habis
-
Menilik Harta Kekayaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Jumlahnya Fantastis!
-
10 Cara Ampuh Mengatasi Masalah Kurang Tidur
-
Catat! Top 5 Rekomendasi Produk Sunscreen untuk Kulit yang Berjerawat
-
5 Khasiat Jeruk Mandarin bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui
Artikel Terkait
-
Membaca Kapan Nanti: Sastra Absurd yang Menantang Konsentrasi Pembaca
-
Menyusuri Lorong Waktu dan Mental dalam Buku Puisi Sarinah Karya Esha Tegar
-
Lampaui 3 Juta Penonton, Salmokji jadi Film Horor Korea Terlaris Kedua
-
Buku Puisi Sergius Mencari Bacchus: Antara Kesepian, Doa, dan Keberanian
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
Sastra
Terkini
-
Sandiaga Uno Resmi Jadi Kakek, Atheera Uno Melahirkan Anak Pertamanya
-
Ironi Literasi di Indonesia: Buku Masih Terlalu Mahal bagi Banyak Orang
-
Review A Sad And Beautiful World: Romansa Drama di Beirut yang Menggugah
-
Ulasan Serial The Palu Family: Sajikan Episodic Horror yang Berbasis Fakta!
-
Paylater dan Gaya Hidup Gen Z: Solusi Praktis atau Jebakan Finansial?