anak sedih
Ruang kelas telah lama sunyi
Tak ada dialog, tak ada canda tawa menghiasi
Hanya ada debu yang dibawa angin sepoi
Ruang kelas begitu hampa tak berpenghuni
Apa kabar meja?
Apa kabar lapangan sepak bola?
Anak-anak itu tak henti-hentinya bertanya
Mereka sangat ingin berjumpa
Hampir setahun mereka hanya di rumah
Jenuh juga keluh kesah
Anak-anak itu terpaksa mengalah
Sebab mereka telah benar-benar lelah
Februari 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
-
Sinovac Dinyatakan Aman untuk Usia 12-17 Tahun, Jokowi: Vaksinasi Anak Bisa Segera Dimulai
-
Sebutir Rasa Kerinduan Padamu
-
Di Maghrib Itu, Aku Termangu
-
BPOM Akan Izinkan Vaksin Covid Untuk Anak, Dokter: Kita Masih Menunggu IDAI
-
Surat dari Aku Anak Sumatera Selatan, Untuk Saudaraku di Kalimantan Selatan
Sastra
Terkini
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran