Ilustrasi Pohon di Senja Hari. (Pixabay)
Tegas derap kaki melangkah...
Tersugesti untuk enggan rujuk ke rumah
Tanah mudah keropos ku pijak
Menguji mental tak berjarak
Hembusan angin menerpa kencang
Pohon mu pun riang bergoyang
Hai permisi…
Aku datang menyapa mu
Guna menghindar dari dunia yang semu
Menepi sejenak untuk rehat
Dari himpunan orang yang tak sehat
Izinkanlah aku tuk menetap
Hingga terjawab teka-teki hidup yang tak kunjung terungkap
Bojonegoro, 7 Februari 2021
Karya: Filsa Brilliant Ramadhani
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Cek Sekarang! 20 Aplikasi Populer Ini Bisa Bikin Baterai HPmu Cepat Habis
-
Menilik Harta Kekayaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Jumlahnya Fantastis!
-
10 Cara Ampuh Mengatasi Masalah Kurang Tidur
-
Catat! Top 5 Rekomendasi Produk Sunscreen untuk Kulit yang Berjerawat
-
5 Khasiat Jeruk Mandarin bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
4 Ide Outfit Oversize ala Zhao Lusi, Tampil Kasual dan Tetap Stylish!
-
Dari Keraton ke Kolonialisme: Nasib Perempuan Jawadi Era Politik
-
Diponegoro Versi Peter Carey: Belajar Sejarah Sambil "Nyelam" ke Pikiran Masyarakat Jawa Kuno
-
Memaknai Lagu Teramini: Refleksi tentang Doa, Keputusasaan, dan Harapan
-
Bukan Kurang Doa, Tapi Memang Sistemnya yang Gak Rata: Curhat Kelas Proletar