Ilustrasi Pasangan Kekasih. (pexels.com/Leah Kelley)
Kepadamu; jika rinduku hanya bermuara padamu,
dan semua cemasku menguap hanya bersama dekapmu,
Kumohon,
Jangan lepaskan aku.
Kepadamu; jika cemburuku melukaimu,
Dan semua celotehku menumbuhkan bosan di kepalamu,
Kumohon,
Jangan pergi.
Kepadamu; tetaplah begitu.
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
-
Menyusuri Lorong Waktu dan Mental dalam Buku Puisi Sarinah Karya Esha Tegar
-
Buku Puisi Sergius Mencari Bacchus: Antara Kesepian, Doa, dan Keberanian
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Buku Puisi 'Di Hadapan Rahasia': Sebuah Buku untuk Perbaikan Mental
-
Jejak Liar Chairil Anwar dalam Buku Puisi Aku Ini Binatang Jalang
Sastra
Terkini
-
Idgitaf dan Hindia Rilis Masih Ada Cahaya, Bawa Pesan untuk Tetap Melangkah
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
10 Film Horor Terbaru dengan Skor Tertinggi Versi Rotten Tomatoes
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit