Ilustrasi Pasangan Kekasih. (pexels.com/Leah Kelley)
Kepadamu; jika rinduku hanya bermuara padamu,
dan semua cemasku menguap hanya bersama dekapmu,
Kumohon,
Jangan lepaskan aku.
Kepadamu; jika cemburuku melukaimu,
Dan semua celotehku menumbuhkan bosan di kepalamu,
Kumohon,
Jangan pergi.
Kepadamu; tetaplah begitu.
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Puisi sebagai Perlawanan: Membaca Kita Adalah Jelata di Tengah Indonesia yang Gelap
-
Kala Kota jadi Ruang Sepi: Membaca Antologi Apakah Kota Ini Kamar Tidurku?
-
Dear You: Antara Cinta, Patah hati, dan Kisah yang Tak Pernah Usai
Sastra
Terkini
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
-
Ada Jakarta! T.O.P Rilis Jadwal Tur Fan Meeting Asia, T.O.P PRE-STUDIO 2026