Ilustrasi. [Shutterstock]
Kala pesohor memoles wajahnya dengan topeng kebaikan
Panggung layar kaca penuh riuh sanjungan
Menutupi perangai jahatnya yang luar biasa
Tepukan tangan tiada hentinya tersematkan
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Menikah di Usia 30-an Kian Diwajarkan, Tanda Perubahan Prioritas Anak Muda?
-
Review Serial Ballard: Adaptasi Novel Michael Connelly yang Sangat Solid!
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
-
Skin Barrier Auto Kuat! 4 Pelembap Cream Korea Andalan Atasi Kulit Kering
-
Strava dan Komodifikasi Keringat, Saat Lari Jadi Validasi Sosial